Kompas.com - 24/03/2021, 15:10 WIB

Oleh karena itu, tanaman herba atau semak, meskipun tingginya kurang dari satu meter, tidak bisa dikategorikan kerdil karena tinggi aslinya memang hanya sekitar satu meter.

Tapi, meskipun kata bonsai diambil dari Bahasa Jepang, pelopor kesenian bonsai adalah China.

Seni bonsai pertama kali muncul di China pada masa pemerintahan dinasti Tsin (265-420).

Di masa dinasti Tang (618-907), seni mengerdilkan tanaman ini semakin diminati. Itulah mengapa kita banyak melihat tanaman bonsai ada dalam lukisan-lukisan yang dibuat pada zaman dinasti Tang.

Masyarakat China saat itu tidak mengenal nama bonsai. Saat ini, seni pemangkasan tanaman biasa disebut penjing o dan seni ini sangat digemari oleh para pejabat kerajaan.

Baca juga: 7 Manfaat Luar Biasa Meletakkan Tanaman Bonsai di RumahPerkembangan dari penjing dilakukan oleh para biksu yang beragama Tao, di mana tanaman ini dianggap merepresentasikan salah satu pokok ajaran agama mereka, yakni penciptaan keseimbangan serta keharmonisan manusia dengan alam.

Pada masa pemerintahan dinasti Yuan (1280-1368), banyak pejabat, pelajar, maupun pedagang dari Jepang membawa bonsai ke negaranya, yang kemudian berkembang pesat.

Sementara istilah bonsai sendiri muncul pada pemerintahan Kamakura (1192-1333), yang dicatat dalam Kasuga Srhire.

Sejak masa Kamakura, tanaman kerdil ini mulai semakin digemari yang pada akhirnya mencakup seluruh lapisan masyarakat.

Tanaman bonsai semakin digemari di masa pemerintahan Edo (1615-1867), terutama setelah dimunculkan sebagai pemberi warna dalam memperindah lukisan dan syair dalam bentuk southerm sung (semacam seni lukis dan seni sastra pada akhir pemerintahan Edo).

Namun, idealisme dan filsafat bonsai telah banyak berubah selama bertahun-tahun.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.