Kompas.com - 25/03/2021, 10:59 WIB
Ilustrasi SHUTTERSTOCKIlustrasi

KOMPAS.com - Selain praktis, bunga kering menjadi hiasan yang bisa memperindah ruangan dalam rumah. Perawatannya mudah, dan kamu tidak perlu mengganti bunga yang layu dengan bunga segar.

"Mengeringkan bunga bisa memakan waktu lama dan itu juga sangat rapuh, tapi bunga ini sangat serbaguna, dan dapat bertahan selamanya."

Demikian kata Tobore Oweh, pemilik dan direktur kreatif butik desain dan bunga di Los Angeles. The Petal Effect.

Ilustrasi bunga kering sebagai dekorasi ruangan. PEXELS/COTTONBRO Ilustrasi bunga kering sebagai dekorasi ruangan.
Terdapat tiga cara umum untuk mengeringkan bunga, dan masing-masing cara membutuhkan waktu, alat, dan bahan yang berbeda.

Sebelum itu, kamu bisa mencari bunga segar yang paling cocok dengan cara yang dipilih, membuang kelopak dan daun yang layu, memotong duri, dan batang sesuai panjang yang diinginkan.

1. Mengeringkan bunga dengan cara di-press

Apa yang harus disediakan:

- Bunga segar, sebaiknya diletakkan datar dan memiliki satu lapisan kelopak tipis, seperti bunga pansy, aster, kosmos, Queen Anne, dan bunga poppy California

- Buku berat atau alat press bunga dari kayu

- Kertas yang tidak mengalami proses pemutihan (unbleached) atau karton datar.

Baca juga: Ingin Mendesain Ruangan dengan Bunga Kering? Begini Caranya

Proses pengepresan bunga melibatkan pengeringan kelopak bunga menggunakan alat pengepres bunga atau buku tebal guna menekan kelembapan keluar dari kelopak.

"Waktu terbaik untuk mengepres bunga dengan metode ini adalah saat bunga masih segar dan kering," kata Oweh.

Untuk mengeringkan bunga dengan buku yang berat, taruh bunga di antara lembaran unbleached paper, dan letakkan di dalam halaman buku.

Cara ini bukan cuma menyerap kelembapan dari bunga, tetapi juga melindungi halaman buku kita. Setelah buku ditutup, letakkan pemberat kertas untuk memberi tekanan.

Oweh menyarankan untuk tidak menggunakan kertas bertekstur, seperti handuk kertas, yang dapat meninggalkan jejak atau kerusakan pada kelopak yang mengering.

Menggunakan buku adalah cara termudah untuk mengepres atau menekan bunga, namun kita juga bisa membuat atau membeli alat press bunga dari kayu.

"Tumpuk bagian dalam alat press dengan karton datar, dua lembar kertas unbleached, dan bunga yang Anda taruh, berhati-hatilah agar tidak meletakkannya terlalu dekat satu sama lain," sebut Oweh.

Kedua proses tersebut bisa memakan waktu hingga 30 hari.

Baca juga: Dekorasi dengan Bunga Kering Bakal Kembali Jadi Tren Tahun Ini?

2. Mengeringkan bunga dengan proses air dry

Apa yang harus disediakan:

- Bunga dengan kadar air rendah seperti marigold, thistle, hydrangea, mawar, strawflowers, dan yarrow

- Gunting atau alat pemangkas

- Tali atau karet gelang

- Area gantung di tempat yang sejuk dan gelap

- Semprotan rambut (tambahan)

Metode air-drying terbilang mudah, hanya dengan menggantung bunga, maka bunga tersebut akan mengering.

Oweh menganjurkan penggunaan karangan bunga yang lebih besar dan membiarkan bunga mengering saat sedang mekar.

"Dengan cara air-drying, mulailah mengikat bunga menggunakan seutas tali atau karet gelang dan gantung terbalik di tempat yang sejuk dan gelap dengan sirkulasi udara yang baik," tuturnya.

Metode ini memakan waktu beberapa minggu, tergantung pada jenis bunganya. Namun, ini adalah metode yang paling hemat biaya dan tidak terlalu intensif.

Jika bunga mengering saat disentuh dan warnanya agak layu dan pudar, artinya proses pengeringan sudah selesai.

Ilustrasi bunga kering.PEXELS/COTTONBRO Ilustrasi bunga kering.

Ketika menata bunga kering, beberapa kelopak dan daun bisa robek atau rontok. Karena itu, perhatikan seberapa rapuh bunga yang kering tersebut, sebelum dijadikan hiasan.

Agar bunga kering tetap dalam kondisi baik dan memperlambat proses pemudaran, Oweh menyarankan kita untuk menyemprot bunga dengan hairspray.

Baca juga: 7 Bunga Cantik yang Bisa Ditanam di Halaman Rumah

3. Mengeringkan bunga dengan silica gel

Apa yang harus disediakan:

- Bunga yang memiliki kepala bunga besar bisa digunakan selama muat di dalam wadah

- Silica gel

- Gunting atau pemangkas

- Masker debu

- Sarung tangan

- Semprotan rambut (opsional)

- Wadah microwave (opsional)

Baca juga: 8 Bahan Ini Bisa Jadikan Bunga Lebih Tahan Lama

Silica gel dapat menyerap dan menahan air, sehingga bahan ini sempurna untuk mengeringkan bunga.

Mengeringkan bunga menggunakan silica gel dianggap sebagai metode terbaik dan membuat bunga terlihat lebih realistis, menurut Oweh.

Dalam proses ini, kita dapat memakai berbagai bunga tunggal segar yang sedang mekar sepenuhnya.

Sebelum menerapkan metode ini, kenakan masker dan sarung tangan agar hidung tidak menghirup butiran silica gel, serta silica gel tersapu oleh tangan kita.

"Langkah pertama mengisi wadah dengan 2,5 hingga 5 sentimeter silica gel, lalu tempatkan bunga menghadap ke atas dan perlahan-lahan terus tuangkan ke atas bunga, pastikan kelopak bunga tidak gepeng," jelas Oweh.

Dalam metode mengeringkan bunga dengan silica gel, kamu bisa mencoba dua pendekatan, yaitu menggunakan microwave dan tidak.

Baca juga: Hal yang Menunjukkan Kamu Adalah Seorang Pecandu Dekorasi

- Tanpa microwave

Tempatkan bunga dalam wadah yang tertutup rapat dan biarkan selama tiga hingga lima hari.

Setelah itu, Oweh menyarankan untuk mengeluarkan bunga kering dari wadah dengan hati-hati dan menggunakan kuas cat untuk menghilangkan sisa gel dari bunga.

- Menggunakan microwave

"Setelah bunga diselimuti gel, masukkan ke dalam microwave sebentar, biarkan wadah mendingin selama sekitar 30 menit dan kemudian ambil bunga kering Anda," kata Oweh.

Kita bisa menyemprot bunga kering dengan hairspray untuk membantu mempertahankan warnanya.

Merawat bunga kering

Bunga kering lebih mudah dirawat ketimbang bunga segar atau tanaman hias. Kita bisa mencoba cara ini untuk perawatan bunga kering.

- Letakkan bunga kering di ruangan yang berventilasi dan kering

"Pilih ruang yang memiliki ventilasi udara yang baik untuk menghindari kelembapan pada bunga kering yang dapat menimbulkan jamur," kata Oweh.

- Jauhkan dari sinar matahari langsung

Meskipun bunga kering warnanya memudar seiring waktu, sebaiknya jauhkan bunga kering dari sinar matahari langsung untuk memperlambat proses tersebut.

- Menaruh di tempat yang aman

Oweh merekomendasikan untuk menempatkan bunga kering di tempat yang tidak dapat dijangkau anak dan hewan peliharaan.

- Menjaga kebersihan bunga

Untuk mencegah debu menempel di bunga kering, gunakan pengering rambut dengan pengaturan rendah dan dingin agar bunga tetap bersih. Berikan jarak sekitar 25-30 sentimeter antara pengering rambut dan bunga.

Ketika menyimpan bunga, bungkus bunga kering dengan koran dan tempatkan di dalam kotak atau wadah, jauh dari cahaya dan kelembapan.

Baca juga: Bukan Hanya Telang, 5 Bunga Ini Bisa Dijadikan Minuman Berkhasiat

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.