Kompas.com - 25/03/2021, 16:51 WIB
Ilustrasi thinkstockphotosIlustrasi

Sebaliknya, anak juga perlu diajari untuk merefleksikan dan mengungkapkan perasaannya, baik senang atau sedih terhadap sesuatu.

Dengan demikian anak bisa bersikap asertif dan belajar untuk menghargai maupun berempati pada apa yang dirasakan orang lain.

Defirentia juga menambahkan jika pengalaman setiap orang itu unik sehingga respon dan perasaan akan hal yang terjadi bisa berbeda-beda.

Pemahaman akan hal ini juga penting untuk membuat anak tidak mudah menghakimi orang lain atas perbedaan yang ada.

Baca juga: Jangan Berlebihan Memuji Orang yang Kurang Pede

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.