Kompas.com - 26/03/2021, 06:03 WIB
Hubungan kakak-adik bisa sangat rumit. Beberapa anak bisa sangat akrab, sementara anak lainnya saling bersaing. PEXELSHubungan kakak-adik bisa sangat rumit. Beberapa anak bisa sangat akrab, sementara anak lainnya saling bersaing.

Tak masalah untuk jujur tentang keadaan yang sedang Anda hadapi.

Misalnya dengan mengatakan: "duh. Memang susah jika memiliki kakak. Sulit juga tinggal di tengah pandemi karena kita tidak bisa main dengan teman-teman. Ibu paham kamu perlu berjuang lebih".

Baca juga: 3 Cara Membangun Perilaku Jujur pada Anak

4. Membantu anak mengatur emosi

Salah satu cara untuk menyelesaikan konflik antar-anak ternyata bukanlah dengan menyelesaikannya langsung.

Kennedy menyarankan untuk tak langsung fokus menyelesaikan konflik tetapi membantu anak mengatur intensitas emosinya.

Misalnya, ketika anak memperebutkan benda yang hanya ada satu. Jangan membuat mereka harus memutuskan siapa yang harus memilikinya duluan.

Orangtua bisa membimbing anak untuk menyelesaikan masalahnya dengan mengatakan kalimat seperti: "wah dua anak berebut satu barang. Susah banget, ya. Jadi, kita harus berbuat apa nih?".

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Orangtua juga bisa melakukan pendekatan secara individu untuk membantu mereka menyelesaikan masalah.

Tapi, orangtua perlu turun tangan jika salah satu anak merebut barang dari saudaranya atau memukul.

Katakan hal seperti: "ibu tidak akan membiarkan kamu memukul kakakmu atau merebut. Ibu akan simpan barangnya sampai kalian menemukan solusinya."

Baca juga: Penting, Ajarkan Anak Ekspresikan Emosi Secara Sehat

5. Dorong anak untuk punya ruang terpisah

Terkadang, salah satu cara untuk mencegah rivalitas antar-anak adalah dengan mendorong mereka memiliki ruang yang terpisah.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.