Kompas.com - 26/03/2021, 11:44 WIB
Ilustrasi ketiak InnerVisionPROIlustrasi ketiak

Antiperspirant

Mencukur ketiak dan menggunakan deodoran atau antiperspiran seringkali dapat membantu mencegah bau badan.

Deodoran biasa dilengkapi dengan pewangi yang akan membantu menutupi baunya.

Antiperspirant mengandung bahan kimia yang mencegah orang berkeringat. Mereka menyumbat kelenjar keringat, yang menyuruh tubuh berhenti mengeluarkan keringat.

Namun, tindakan sederhana ini mungkin tidak berhasil untuk orang dengan hiperhidrosis.

Baca juga: Benarkah Bau Ketiak Terkait dengan Kotoran Telinga?

Hal pertama yang akan direkomendasikan dokter biasanya adalah antiperspirant. Terkadang, bahan-bahan ini dapat membuat kulit terbakar atau iritasi. Jika ini terjadi, kita harus memberi tahu dokter.

Jika antiperspiran tidak menghentikan keringat berlebih, dokter mungkin menyarankan perawatan lain.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Suntikan toksin botulinum

Kita biasanya menyebut suntikan toksin botulinum sebagai botoks.

Terkadang, dokter menyuntikkan botoks dalam jumlah kecil ke ketiak untuk mengatasi keringat berlebih.

Suntikan botoks membantu menghentikan keringat berlebih dengan memblokade bahan kimia dalam tubuh yang merangsang kelenjar keringat.

Bagi kebanyakan orang, dibutuhkan waktu 4–5 hari sebelum injeksi tadi efektif bekerja, dan efeknya biasanya berlangsung sekitar 4–6 bulan.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.