Kompas.com - 26/03/2021, 13:57 WIB
. SHUTTERSTOCK.

Sebab, bawang memang mengandung senyawa penghasil sulfur.

Saat kita menyantap makanan dengan rasa yang kuat atau berbumbu berat, baunya bisa bertahan di dalam mulut.

Minyak juga ditransmisikan dari perut ke aliran darah, dan akhirnya ke paru-paru, yang dapat memengaruhi bau napas selama beberapa hari.

Mereka yang mengalami bau mulut juga diketahui memiliki kebiasaan menenggak minuman beralkohol, kopi, dan rokok.

Mulut kering

Mulut kering bisa jadi penyebab bau mulut. Air liur membantu membersihkan mulut.

Jika kita tidak menghasilkan cukup air liur, makanan dan bakteri pembentuk bau mungkin tertinggal di mulut, menyebabkan aroma tak sedap.

Kondisi medis yang menyebabkan mulut kering antara lain adalah diabetes.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, ada kondisi medis lain yang berpotensi menjadi penyebab bau mulut, seperti, infeksi sinus infeksi paru-paru, gagal hati, dan juga Gerd.

Dalam beberapa kasus, penyakit dapat menyebabkan napas menjadi amat tak sedap. 

Tips menghilangkan bau mulut

Menyikat dan membersihkan gigi dengan benang setelah makan adalah salah satu cara termudah untuk menghilangkan banyak kasus bau mulut.

Halaman:


Sumber Healthline
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.