Kompas.com - 28/03/2021, 16:35 WIB

KOMPAS.com - Adanya kamera tersembunyi di toilet umum tengah ramai diperbincangkan di media sosial. Sebab hal ini termasuk tindak pelecehan seksual.

Pelaku yang menaruh kamera tersembunyi biasanya sengaja ingin merekam aktivitas pengguna saat menggunakan toilet umum atau pun ruang ganti. Entah saat buang air kecil, berganti pakaian, dan lain sebagainya.

Menurut pakar keamanan Florida, Amerika Serikat, saat ini ukuran kamera tersembunyi semakin kecil.

Dengan demikian peluang untuk meletakkan benda tersebut di toilet umum, kamar hotel, dan ruang publik lainnya semakin besar.

"Jika tidak ingin menjadi korban dari kamera tersembunyi, perhatikan apa yang terjadi di sekitar dan bila ragu, periksalah."

Demikian kata Tim Miller, mantan agen Secret Service dan pendiri firma keamanan Lionheart International Services Group.

Baca juga: Waspada Kamera Tersembunyi di Toilet, Begini Cara Mendeteksinya

Di toilet umum, Miller merekomendasikan untuk memeriksa benda-benda sekitar apabila tidak diletakkan di tempatnya.

Kamera tersembunyi dapat ditempatkan di benda yang tidak terpikirkan seperti AC atau tempat yang sulit dijangkau, seperti di bawah wastafel dan ventilasi udara.

“Mulai dengan melihat ke bawah lalu ke atas. Saya selalu melihat ventilasi dan benda-benda di langit-langit untuk memastikan apakah ada yang tidak biasa," kata Miller.

“Jangan juga ragu untuk menyentuh sesuatu dan melihatnya. Kamera sangat mudah disembunyikan tetapi juga sangat mudah diidentifikasi jika terlihat," tambahnya.

Ada banyak cara untuk menyembunyikan kamera terutama kamera lubang jarum. Beberapa kamera malah dapat merekam dari jarak jauh.

Baca juga: Pasang Kamera Tersembunyi di Toilet Pesawat, Seorang Pria Malaysia Ditahan di AS

Oleh karenanya, pastikan untuk selalu memeriksa toilet umum sebelum digunakan agar tidak menjadi korban dari tindak kejahatan ini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.