Kompas.com - 28/03/2021, 20:31 WIB

KOMPAS.com – Wirausaha sosial yang bergerak di bidang agrikultur, Neurafarm, meraih kemenangan dalam ajang Global Young Social Entrepreneurs (YSE) Singapore International Foundation (SIF).

Neurafarm berhak atas pendanaan dari SIF sebesar 20.000 Dollar Singapura untuk mengembangkan ide bisnis sosial mereka.

Selain Neurafarm yang mewakili Indonesia, ajang ini juga memilih 5 pemenang lainnya, yaitu Canfem dari India, Fempreneur Secrets dari Singapura, Gabing dari Hong Kong, International Changemaker Olympiad dari India, dan Safewheel dari Bangladesh.

Program YSE yang sudah berjalan selama 11 tahun ini untuk pertama kalinya dilakukan sepenuhnya secara online. Para peserta mendapatkan bimbingan dari pakar yang kompeten untuk dapat mengembangkan ide bisnis mereka. Kemudian di akhir penjurian masing-masing melakukan presentasi.

Baca juga: Menumbuhkan Semangat Wirausaha Sosial lewat Youth Entrepreneur Camp

SIF Governor dan Ketua Juri YSE 2020, Lian Wee Cheow, mencatat bahwa krisis COVID-19 telah meningkatkan kebutuhan wirausaha sosial untuk menangani masalah sosial.

“Sangat menggembirakan untuk menyaksikan dorongan dan semangat dari para peserta muda ini untuk menciptakan perubahan sosial yang positif. Komitmen tim, bersama dengan ide bisnis yang inovatif dan berkelanjutan, memberi kami harapan bahwa bisnis mereka benar-benar dapat berkembang dengan baik,” katanya.

Rencana bisnis sosial tim-tim yang berpartisipasi dalam ajang ini memberikan solusi kreatif di bidang pertanian, barang dan jasa konsumen, makanan dan minuman, lingkungan dan energi, pendidikan dan pelatihan, teknologi perawatan kesehatan dan platform gigital, desain perkotaan, serta air dan sanitasi.

Terlepas dari keragaman kebangsaan, latar belakang, dan kawasan dampak, semua tim mempresentasikan tujuan bersama untuk membuat dampak berkelanjutan melalui bisnis.

“Kami bangga mendukung mereka dalam mewujudkan impian kewirausahaan sosial mereka menjadi realitas. Pertumbuhan program YSE selama 11 tahun terakhir ini adalah sebuah bukti nilai dalam menyatukan komunitas dunia untuk berkolaborasi dan mempengaruhi perubahan positif sistemik untuk dunia yang lebih baik,” kata SIF Chairman Ambassador Ong Keng Yong.

Baca juga: IPB Kampus Terbaik se-Asia Tenggara Bidang Pertanian dan Kehutanan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.