Kompas.com - 29/03/2021, 13:45 WIB
  • Merasa menjadi teman sekamar

Kebiasaan romantis seringkali pudar seiring dengan bertambahnya usia. Hal ini menyebabkan beberapa orang merasa menjadi teman sekamar dibandingkan partner dalam hubungan romantis.

Kurt Smith, terapis yang fokus pada layanan konseling pria mengatakan jika pasangan kerap terdistraksi ke berbagai hal lainnya dalam hidup.

Pasangan dapat dengan mudah berubah menjadi pasangan dalam mengelola keluarga atau kehidupan, daripada pasangan dalam cinta.”

Psikoterapis Tina Tessina menilai kebosanan dalam pernikahan biasanya merupakan pertanda pasangan sudah mulai saling menerima begitu saja.

Lawan hal ini dengan melakukan aktivitas yang tidak biasa dan lebih berisiko. Misalnya saja dengan diskusi tentang seks, penuaan, mertua, atau berani menyarankan perubahan dalam rutinitas.

  • Kehidupan seksual menjadi tidak menarik

Kehidupan seks pasangan suami istri bisa saja menjadi menarik karena berbagai hal seperti masalah kesehatan fisik atau mental, memiliki anak, efek samping dari obat-obatan tertentu, stres, masalah hubungan dan masalah tidur.

Baca juga: Waspadai, Jenis Makanan yang Membunuh Gairah Seksual

Hal ini bisa berdampak buruk karena membuat pasangan tidak lagi terikat atau lebih buruk lagi merasa tertolak.

Jika memang demikian maka saatnya untuk mendiskusikan hal ini. Kita bisa mencoba menjalin keintiman lagi dengan beberapa cara seperti tidur di waktu yang sama, berpelukan, dan berciuman.

  • Merasa dibatasi

Menjalani pernikahan membuat kita harus menentukan prioritas. Meski awalnya terasa biasa saja, setelah 10 tahun biasanya kita akan merasa pengorbanan itu menjadi sesuatu yang membatasi.

Banyak orang yang merasa seharusnya bisa lebih mengembangkan karier, menikmati masa muda atau menjalankan hobinya lebih lama setelah menikah lama.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.