Kompas.com - 01/04/2021, 09:38 WIB
Para orangtua di Jepang terbiasa mengajak anak mereka untuk menyiapkan hidangan untuk makan. iSTOCK/Yagi-StudioPara orangtua di Jepang terbiasa mengajak anak mereka untuk menyiapkan hidangan untuk makan.

Menurut sebuah studi di Universitas Harvard, pengalaman anak usia dini dan lingkungannya berdampak pada struktur otak anak, dalam pertumbuhan serta perkembangan secara keseluruhan.

Ketika para ibu membina hubungan yang positif dengan anak-anaknya melalui pola pikir dan tindakan yang sehat, otak anak juga akan mengalami perkembangan yang sehat.

Artinya, ketika seorang anak berbicara atau menangis dan orangtua merespons, koneksi saraf telah diperkuat di dalam otak anak.

Selain itu, pemikiran positif ibu membantu mendorong seorang anak untuk mencoba sesuatu yang baru atau menangani sesuatu yang menantang itu juga diperlukan.

Baca juga: 3 Bekal Sukses Anak di Masa Depan, Orangtua Wajib Tahu

Sebab, hal itu membantu seorang anak secara alami mengembangkan ketahanan dan harga dirinya untuk mengatasi kesulitan maupun mendorong diri sendiri dengan mindset berkembang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ini membantu anak-anak mengembangkan keterampilan hidup inti yang mendorong perkembangan dan pertumbuhan otak lebih lanjut.

Bahaya stres

Di sisi lain, Canadian Pediatric Society mencatat bahwa stres dapat sangat membahayakan perkembangan otak anak.

Faktanya, stres dapat menyebabkan masalah fisik, pembelajaran, dan emosional selama masa kanak-kanak yang berdampak pada kehidupan anak.

Ketika orangtua merespons dengan cara yang negatif atau anak-anak diabaikan orangtua, hal itu sebenarnya dapat menghambat perkembangan otak anak secara keseluruhan.

Jika ini terjadi, anak-anak pada akhirnya harus berjuang ekstra di banyak bidang dalam kehidupan, termasuk regulasi emosi, interaksi sosial, dan bahkan dengan perkembangan kemampuan bicara atau motorik.

Baca juga: 6 Cara Sederhana Mencegah Anak Stres karena PJJ

Yang harus dilakukan ibu

Sebagai seorang ibu, kita pastinya ingin anak tumbuh menjadi orang yang sehat dan bahagia.

Tidak peduli seperti apa situasi kehidupan kita atau berapa banyak uang yang dihasilkan, kita selalu dapat menggunakan pemikiran positif dan keterampilan dasar untuk membantu otak anak berkembang dengan cara yang sehat.

Faktanya, sebagian besar ahli setuju bahwa ibu yang melakukan hal-hal berikut paling membantu perkembangan otak anak:

• Selalu menanggapi anak dengan cara yang penuh kasih dan konsisten.

• Bicaralah dengan anak sepanjang hari dan jelaskan apa yang terjadi padanya dengan cara yang dapat dipahami.

• Hindari komentar negatif, sarkasme, atau ledakan kemarahan sebanyak mungkin.

• Berikan suasana rumah yang aman dan penuh kasih bagi anak.

Baca juga: Film Antihero Makin Banyak, Apakah Cocok Bagi Anak-anak?

Apabila kita mengalami hari yang berat dan sulit untuk mempertahankan sikap positif, jangan takut untuk meminta bantuan dari pasangan, anggota keluarga lain, atau bahkan teman.

Semua ibu terkadang membutuhkan istirahat, dan lebih baik mengisi ulang energi sehingga kita dapat tetap bersikap positif terhadap anak daripada menjadi marah atau kesal.

Para ibu perlu mengingat bahwa otak anak-anak berkembang seiring waktu, dan lingkungan tempat mereka tumbuh dapat memengaruhi perkembangan otaknya dalam banyak hal.

Dengan mempertahankan sikap positif dan mengajari anak melakukan hal yang sama, kita bisa membantu anak berkembang menjadi versi terbaik dan tercerdas dari dirinya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Sumber Moms
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.