Kompas.com - 07/04/2021, 12:15 WIB
Polygon e-bike Mt Bromo N PolygonPolygon e-bike Mt Bromo N
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - E-bike atau sepeda listrik, kini menjadi salah satu pilihan alat transportasi yang makin populer. Sepeda yang memungkinkan pengendaranya mengayuh lebih ringan berkat bantuan tenaga listrik ini umumnya berupa sepeda urban atau sepeda perkotaan.

Namun Polygon Bikes, produsen sepeda Indonesia, rupanya ingin tampil istimewa dengan menghadirkan e-bike Full Suspension MTB pertamanya.

Seperti sepeda listrik Polygon lainnya, seri bernama Mt. Bromo N ini dilengkapi e-motor yang memberikan bantuan gaya dorong saat pesepeda mengayuh pedal.

“Selain untuk melengkapi E-Bike series Polygon, kami juga ingin membawa kegembiraan dan memberi hal baru untuk MTB-ers agar dapat merasakan mountain biking yang berbeda dari biasanya; riding lebih cepat, lebih jauh, dan fun,” ungkap Zendy Renan, Polygon Chief Engineer.

Polygon e-bike Mt Bromo NPolygon Polygon e-bike Mt Bromo N
Melalui teknologi terbaru Polygon yaitu IFS (Independent Floating Suspension), tim pengembangan menghadirkan sistem suspensi yang seindependen mungkin untuk riding yang lincah dan terkontrol, baik di medan ringan ataupun medan yang ekstrem.

Sedangkan suspensi yang bergerak secara vertikal pada sepeda ini dirancang agar pengendara bisa melewati rintangan lebih baik.

“Jadi ini bukan sekedar menempelkan e-motor pada sepeda, namun seluruh geometrinya dirancang dan dikembangkan dengan baik,” jelas Zendy.

Melalui pertimbangan pusat gravitasi (center of gravity) yang tepat dengan IFS, pesepeda dapat merasakan sepedanya melekat pada tanah dan terkontrol namun tetap lincah.

Integrasi antara IFS dan chainstay yang pendek (435 mm), dirancang agar mampu menghasilkan cornering yang gesit dan traksi yang optimal dengan torsi mencapai hingga 85 Nm.

Polygon e-bike Mt Bromo NPolygon Polygon e-bike Mt Bromo N
Adapun sepeda ini sangat cocok bagi mereka yang kurang suka menanjak karena menghabiskan tenaga.

“MTB-ers rata-rata sukanya di turunan, tapi tetap harus menanjak dulu supaya bisa turun,” ungkap Zendy.

“Dengan Polygon Mt. Bromo N ini pesepeda bisa naik lebih mudah, melibas tanjakan dengan ringan, dan riding lebih lama sambil tetap having fun karena tidak terasa berat seperti e-Bike pada umumnya,” kata Zendy.

Polygon Mt. Bromo N memiliki kecepatan maksimum sistem e-Bike hingga 32 km/jam dengan jarak tempuh maksimal 100 km saat baterai terisi penuh.

Berkapasitas 36 Volt, 14 Ampere-hour dan 504 Watt-hour, waktu yang dibutuhkan untuk pengisian daya berkisar 4 hingga 8 jam.

Seperti e-Bike lainnya Polygon Mt. Bromo N memiliki variasi power assist. Yang pertama yaitu Eco untuk perjalanan off road ringan.

Pilihan kedua adalah mode Trail untuk medan off road ringan hingga ke single track yang sulit dan memberikan kontrol torsi assist dan jumlah output torsi yang tepat sesuai kekuatan pedaling.

Sedangkan untuk medan dan situasi yang ekstrem, pesepeda bisa menggunakan mode Boost untuk menghasilkan kontrol sepeda yang efektif pada medan technical dan torsi assist dapat diterapkan dengan lebih cepat.

Uniknya, untuk membantu MTB-ers, Polygon juga menyiapkan Walk Assist, untuk membantu MTB-ers saat harus turun dari sepeda dan menuntunnya.

Adapun seri ini dirilis dalam dua model, yaitu Polygon Mt. Bromo N8 dibanderol dengan harga Rp 80 juta dan Polygon Mt. Bromo N7 dibanderol dengan harga 60 juta.

Baca juga: Keistimewaan E-Bike Terbaru dari Polygon, Cocok untuk Komuter Tanpa Berkeringat



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X