Kompas.com - 07/04/2021, 14:27 WIB
Ilustrasi stres dan gangguan kecemasan tuaindeedIlustrasi stres dan gangguan kecemasan

Gejala serangan panik mencakup; merasa cemas dan takut secara tiba-tiba, sakit di dada, kesulitan bernapas, merasa malapetaka akan datang, berdebar kencang, berkeringat, gemetar, lemah atau pusing, sakit perut atau mual.

Perbedaan serangan panik dan serangan jantung

Gejala kedua kondisi ini bisa sangat mirip. Ahli jantung, Mistyann-Blue Miller MD membahas perbedaan utamanya.

1. Area nyeri

Pada serangan jantung, nyeri menyebar ke area lain seperti lengan, rahang atau leher. Jika itu serangan panik, rasa sakit biasanya akan bertahan di dada.

Baca juga: Hindari 9 Makanan Ini untuk Menjaga Kesehatan Jantung

2. Rasa nyeri dada

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Serangan jantung terasa seperti dada yang diremas atau seolah-olah ada gajah yang duduk di bagian dada. Kemudian, ada sakit kepala atau sensasi terbakar, seperti heartburn.

Sedangkan, serangan panik biasanya terasa seperti nyeri yang menusuk dada, jantung berdebar kencang atau rasa tidak nyaman di dada yang sulit dijelaskan.

Baca juga: Jangan Sepelekan Keluhan Jantung Berdebar, Waspadai Aritmia

3. Pemicunya

Serangan jantung cenderung terjadi setelah fisik merasa tegang, dan tanda ini tidak ditemukan dalam serangan panik.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.