Kompas.com - 07/04/2021, 14:57 WIB
Ilustrasi penyintas Covid-19 disuntik vaksin Covid-19. SHUTTERSTOCK/Africa StudioIlustrasi penyintas Covid-19 disuntik vaksin Covid-19.

Segelintir penumpang pesawat terlihat di Terminal 3 Keberangkatan Bandara Internasional Changi, Singapura, Minggu sore (17/01/2021)KOMPAS.com/ ERICSSEN Segelintir penumpang pesawat terlihat di Terminal 3 Keberangkatan Bandara Internasional Changi, Singapura, Minggu sore (17/01/2021)

KOMPAS.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menolak penggunaan paspor vaksin Covid-19 sebagai syarat perjalanan.

Pernyataan ini disampaikan ke publik bersamaan dengan perayaan World Health Day alias Hari Kesehatan Sedunia.

WHO menyatakan keputusan ini didasarkan belum ada jaminan jika vaksin bisa sepenuhnya mencegah penyebaran virus Corona.

Selain itu ada masalah ekuitas dan ketidakadilan karena tidak semua negara memiliki akses yang sama terhadap vaksin.

Margaret Harris juru bicara WHO mengatakan sejauh ini paspor vaksin Covid-19 belum bisa jadi syarat perjalanan antar negara.

Baca juga: GeNose Jadi Syarat Perjalanan, Epidemiolog: Untuk Screening atau Membiarkan Orang Pergi?

"Kami belum yakin pada tahap ini bahwa vaksin dapat mencegah penularan," ujarnya seperti dikutip dari Kantor Berita Reuters pada Rabu (7/4/21).

Pertimbangan lainnya adalah pemberian vaksin belum bisa dilakukan kepada semua orang tanpa terkecuali. Ada segelintir orang yang tidak bisa divaksin karena berbagai alasan seperti ketersediaan maupun kondisi kesehatannya.

Harris menambahkan pihaknya sebisa mungkin berupaya menyediakan lebih banyak dosis vaksin untuk masyarakat dunia.

Saat ini WHO sedang meninjau kelayakan vaksin COVID-19 Sinopharm dan Sinovac untuk daftar penggunaan darurat sekitar akhir April. Namun dibutuhkan lebih banyak data pendukung untuk memastikan vaksin ini aman digunakan.

Sebelumnya Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus menghimbau sejumlah negara yang kelebihan pasokan vaksin untuk berbagi dengan negara lainnya.

Baca juga: Singapura dan Australia Jajaki Travel Bubble serta Paspor Vaksin Digital

Halaman:


Sumber Reuters
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X