Kompas.com - 08/04/2021, 06:18 WIB
Ilustrasi tanaman layu dan mati. FREEPIK/STOCKVAULTIlustrasi tanaman layu dan mati.

KOMPAS.com - Merawat tanaman hias memang punya banyak manfaat, termasuk terhadap kesehatan mental.

Sayangnya, tak sedikit para pehobi tanaman, terutama pemula, melakukan kesalahan perawatan yang membuat tanaman hias cepat mati.

Kabar baiknya, tanaman hias tak bakal mati tanpa sebab. Tanaman hias sebetulnya sangat terprediksi, tentu bergantung pada spesiesnya.

Tapi, secara umum, mayoritas tanaman layu atau mati karena penyebab-penyebab yang sama, yakni:

1. Disiram terlalu banyak

Banyak pehobi tanaman pemula menganggap tanaman butuh banyak air untuk tumbuh subur.

Faktanya, tanaman bukan butuh banyak air tetapi cukup air untuk bisa tumbuh dengan sehat.

Itulah mengapa, kasus penyiraman terlalu banyak atau overwatering banyak terjadi.

Menurut The Spruce, hanya ada sedikit tanaman dalam pot yang bisa disiram setiap hari. Bahkan, banyak pula tanaman tropis yang tidak perlu disiram terlalu banyak air.

Jika bingung menentukan frekuensi penyiraman yang tepat, kita bisa menunggu sampai tanahnya cukup kering sebelum menyiraminya lagi.

Cara lainnya adalah melihat tanda-tanda "haus" dari tanaman, seperti daun yang tampak terkulai dan layu.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X