Kompas.com - 08/04/2021, 09:58 WIB
Iilustrasi menyimpan makanan di kulkas. Dok.Shutterstock/New AfricaIilustrasi menyimpan makanan di kulkas.

Gorengan, meski tidak sehat, biasanya menjadi menu favorit ketika berbuka puasa di Indonesia. Kadangkala kita membeli dalam jumlah banyak dan tidak menghabiskannya karena terlalu kenyang.

Mungkin kita tergoda untuk menyimpannya di dalam freezer untuk dikonsumsi nanti. Harapannya cara ini akan menjaga kerenyahannya dan bisa digoreng ulang untuk santapan selanjutnya.

Sayangnya, gorengan yang masuk ke freezer tidak akan terasa kriuk lagi. Sebaliknya, teksturnya akan menjadi lembek sehingga jelas tidak lagi sedap.

Opsi untuk menggoreng ulang camilan ini juga bukan hal yang sehat. Pasalnya ini bisa meningkatkan kadar lemak jenuhnya.

Baca juga: Dampak Buruk Sering Berbuka dengan Gorengan terhadap Kesehatan Kulit

  • Sayuran dan buah

Sayur dan buah mentah juga sebaiknya tidak ditaruh di bagian freezer. Apalagi untuk beberapa jenis dengan kadar air tinggi seperti semangka, timun, seledri atau bahkan salad.

Kandungan airnya malah akan menjadi kristal es sehingga teksturnya akan berubah ketika dikeluarkan dari kulkas.

Misalnya saja menjad lunak dan lembek sehingga bentuknya tidak karuan. Tentu saja ini bisa menghilangkan selera makan orang serumah.

  • Daging

Daging menjadi salah satu bahan pangan yang paling sering disimpan di freezer. Namun cara penyimpanan yang salah bisa menjadikannya berbahaya bagi tubuh.

Daging yang sudah di-defrost (dicairkan) sebaiknya tidak disimpan kembali ke freezer. Misalnya kita mencairkan daging 1 kilogram dari kulkas, sebaiknya seluruhnya dimasak sekaligus.

Pasalnya makanan yang dibekukan dan dicairkan berulang dapat menarik bakteri yang berpotensi berbahaya. Daging bisa rusak dan tidak layak dikonsumsi lagi.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X