Kompas.com - 09/04/2021, 14:17 WIB
Ilustrasi kesepian LewisTsePuiLungIlustrasi kesepian
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com – Putus cinta memang menyakitkan. Saran untuk melupakan mantan lalu disampaikan oleh banyak orang. Namun nyatanya hal itu sulit direalisasikan.

Kita mudah saja menghapus semua foto mantan, membuang pesan teks, dan memblokirnya di media sosial. Tetapi bagian yang paling sulit adalah berhenti memikirkan dia.

Nah, agar lebih cepat menghilangkan dia dari pikiran, kita bisa melakukan 10 hal di bawah ini agar tak terus terbayang-bayang kenangan bersama dia:

1. Buatlah dirimu sibuk 

Salah satu cara terbaik untuk berhenti memikirkan seseorang adalah dengan mengalihkan energi untuk sesuatu yang baru atau berbeda.

“Melakukan sesuatu yang baru tidak hanya dapat mengalihkan perhatian, tetapi juga bisa mengungkapkan bakat yang terpendam,” kata Bianca Williams, penulis serial roman Sidelined.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Kita bisa menulis buku, mengembangkan aplikasi baru, atau memulai rencana bisnis baru. Kita juga bisa memulai hobi baru seperti berkebun, belajar musik yang akan imembuat kita lebih gembira dan percaya diri."

Baca juga: Mengapa Ada Keinginan Stalking Mantan Setelah Putus

2. Tetapkan beberapa batasan 

Meski terkadang sulit, namun setiap orang  sebenarnya bisa mengendalikan apa yang dipikirkan. 

Untuk itu, kita perlu memberikan batasan pada pikiran agar tidak terus memikirkan mantan.

“Di awal fase putus cinta, catat batasan apa yang harus dilakukan supaya bisa segera lepas dari mantan,” kata pakar kencan Vanessa Russell, seorang penulis untuk Women's Health Interactive.

“Beri tahu mantan bahwa kamu tidak ingin mereka menelepon/mengirim pesan teks, atau dalam situasi apa kamu tidak keberatan untuk dihubungi olehnya.”

Batasan ini bisa sangat membantu untuk cepat menyingkirkan mantan dari pikiran. Secara perlahan, kita akan terbiasa untuk tidak memikirkan bahkan lupa akan kehadiran mantan.

3. Berikan waktu pada diri untuk merasa sedih, marah, dan emosi lainnya

Orang patah hati biasanya ingin menyimpan semuanya sendirian. Bahkan, tak sedikit orang merasa malu bila terlihat rasa sedihnya.

Padahal, Oddesty K Langham, seorang konselor kesehatan mental berlisensi di Alabama menyarankan untuk menyalurkan atau mengungkapkan apa yang dirasakan.

“Penting untuk melepaskan perasaan yang terkait dengan putusnya hubungan dengan sosok yang kita cintai,” kata Langham.

“Kita harus mengakui perasaan dan kesedihan yang dirasakan. Setelah melepaskan segala emosi, kita perlu melanjutkan hidup dan mengejar semua impian.”

Perasaan yang telah dikeluarkan ini, tentu akan membuat lega. Ada kalanya kita jadi merasa tidak perlu menangisi dan memikirkan mantan lagi.

Baca juga: Blokir Mantan di Media Sosial, Membantu Kita untuk Move On

4. Tak apa jika masih ada tersisa perasaan untuk mantan saat ini

Psikolog klinis dan penasihat hubungan untuk Online For Love, Brenda Wade mengatakan bahwa tidak apa-apa untuk tetap mencintai mantan.

“Cinta adalah anugerah terbesar dalam hidup, dan jika cinta datang ke dalam hidup kita, itu tidak pernah salah. Namun yang perlu dipahami adalah bahwa terkadang cinta tidak cukup untuk membuat suatu hubungan berhasil," katanya.

"Status yang telah berganti, bukan berarti cinta yang dirasakan bisa berakhir. Mencintai seseorang bisa saja dengan cara melepaskannya dan menginginkan yang terbaik untuknya, meski tak harus bersama. "

5. Manjakan diri dengan perawatan

Berhenti memikirkannya bisa dilakukan dengan melakukan perawatan diri ke salon, spa, atau bahkan sekadar berendam di bak mandi di rumah. 

Memanjakan diri dengan perawatan bisa membantu kita membuang segala pikiran yang menganggu, karena dengan perawatan diri, kamu bisa merasa lebih rileks.

Baca juga: Cara Menahan Godaan untuk Menghubungi Mantan Kekasih

6. Selesaikan segala hal yang mengganjal

"Terkadang kita tidak bisa berhenti memikirkan seseorang karena ada masalah yang belum terselesaikan dan hal-hal yang perlu kita katakan kepadanya," kata Acamea Deadwiler, penulis Single That: Dispelling the Top 10 Myths of the Single Woman.

Tak apa jika kamu ingin membicarakan hal-hal yang mengganjal dengan sang mantan. Mungkin saja, kamu ingin menanyakan alasan mengapa dia mengakhiri hubungan ini.

Namun, jika memang tidak memungkinkan lagi untuk mengatakannya secara langsung, kita bisa saja menuliskan apa yang dirasakan di atas kertas tanpa perlu diberikan ke dia. 

Lalu, kita juga bisa mencurhatkan ini ke sahabat yang mungkin bisa saja meringankan hal-hal yang mengganjal di hati dan pikiran.

7. Fokus pada diri

Orang yang putus cinta kebanyakan justru akan memikirkan hubungan yang telah berakhir, memikirkan mantan, dan segala kesedihan, sehingga melupakan diri sendiri.

Padahal, pasca putus cinta adalah waktu yang pas untuk membenahi, mencoba hal baru, dan bebas untuk fokus pada diri sendiri.

Kamu bisa memperhatikan diri dengan membuat jadwal untuk jalan-jalan bersama teman, keluarga, atau hanya sekadar me time.

Bahkan, kamu juga bisa memulai untuk berkencan dengan sosok baru yang mungkin jauh lebih cocok dan tepat untuk kamu.

Baca juga: 5 Efek Buruk Sering Stalking Mantan Pacar di Media Sosial

8. Tuliskan semuanya

Lagi-lagi, yang bisa kamu lakukan adalah mencurahkan segala yang kamu rasakan saat ini terutama yang berkaitan dengan dia.

Dengan menulis, kamu bisa melepaskan semuanya. Menulis adalah kunci untuk mengosongkan pikiran-pikiran yang terus mengganggu.

Jika kamu tidak suka menuliskannya di kertas. Kamu bisa menuliskannya di tab catatan gawai.

9. Jangan terlalu memaksakan diri untuk segera melupakan 

“Melupakan seseorang yang telah menjadi bagian dari setiap aspek kehidupan kita bisa jadi sulit,” kata seksolog klinis Rachel Sommer, PhD, salah satu pendiri My Sex Toy Guide.

“Jadi, beri waktu untuk bersedih, namun jangan berlarut-larut, dan setelahnya alihkan fokus ke perawatan diri dan perbaikan diri.”

10. Singkirkan hal-hal yang mengingatkan kamu tentang dia

Jika kamu ingin berhenti memikirkan seseorang, kamu harus menyingkirkan hal-hal yang mengingatkan kamu tentangnya.

"Pikiran kita dihasilkan oleh pemicu yang mengingatkan kita pada pengalaman sebelumnya," kata psikoterapis Nicholas Hardy.

Ini bisa saja berupa restoran, tempat gym, pakaian, hadiah, dan lain-lain.

Ingatlah, kamu bukanlah pengecut karena menghindari dan membatasi bepergian ke tempat yang mengingatkan tentang dia. Namun, ini baik untuk membuat mental tetap sehat.

Baca juga: 5 Tips untuk Berhenti Memikirkan Mantan Kekasih



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X