Kompas.com - 09/04/2021, 16:23 WIB

Dikutip dari akun Instagram Komnas Perempuan, Imam Nahei, komisioner lembaga ini mengatakan jika suami bukanlah wakil Tuhan dan istri bukan hamba sahaya laki-laki.

Keduanya sebagai suami istri adalah sebagai hamba sekaligus khalifah Tuhan di bumi dengan peran yang setara dalam kemanusiaan. Hanya saja memang peran dan fungsinya berbeda.

"Itulah pesan agung kitab suci," jelas penulis, peneliti dan pengajar pada lembaga kader ahli fiqih, Ma'had Aly Situbondo dan Institut Agama Islam Ibrahimy (IAII) Situbondo ini.

Baca juga: Hari Perempuan Internasional, Seruan Kesetaraan Gender dan Hak Asasi

Lailatul Fitriyah, penulis sekaligus kandidat doktor pada Program Agama dan Gereja Dunia, Universitas Notre Dame di Amerika Serikat, melontarkan pendapatnya melalui akun Twitter pribadinya.

Menurutnya, kalimat Atta itu melanggar doktrin tauhid dalam ajaran Agama Islam. Pasalnya tidak ada yang bisa mewakili suara Tuhan dalam agama yang dibawa oleh Nabi Muhammad itu.

Ketika suami memandang dirinya sebagai wakil Tuhan maka hal itu bisa dikategorikan sebagai perilak sirik. "Hal itu adalah shirk, yakni perilaku menduakan Tuhan," terangnya.

Ia perlu meluruskan anggapan yang tersebar luas ini karena Atta terkenal dan memiliki pengaruh sehingga perlu diperjelas.

Meski demikian, banyak pula warganet yang mengamini sikap putra tertua Gen Halilintar ini.

Seperti yang diutarakan oleh akun @carrylouwt melalui Twitter, "kalo udh menikah emg sbg istri kita harus tunduk sm perkataan suami. itu benar kok. karna suami ada kepala dan imam dari keluarga. kalo sblm nikah, cewek tunduk sm ortu, kalo udh nikah yg harus didenger ya suami. tapi klo suami tetep tunduk sm ortu. gitu"

Warganet di Instagram juga ada yang menyatakan kesamaan pandangannya seperti akun @kha.kusuma "Lah Atta ngomong gitu berdasarkan agamanya dia, istrinya aja nurut kenapa orang lain repot,".

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.