Kompas.com - 10/04/2021, 09:26 WIB
Dukungan kuat dan konsisten diberikan Pangeran Philip kepada Ratu Elizabeth. PA via BBC INDONESIADukungan kuat dan konsisten diberikan Pangeran Philip kepada Ratu Elizabeth.

KOMPAS.com - Kematian Pangeran Philip meninggalkan dukacita mendalam bagi istrinya, Ratu Elizabeth II yang telah menjalani bahtera rumah tangga bersama selama 73 tahun.

Kisah cinta keduanya dimulai ketika keduanya masih berusia amat muda. Pasangan ini pertama bertemu saat masih kanak-kanak, Elizabeth berusia 7 tahun dan Philip masih 13 tahun.

Selang lima tahun kemudia, Ratu Elizabeth, jatuh cinta pertama kali kepada pria bernama asli Philip Mountbatten itu.

Rambut pirang, mata biru dan kegagahannya dalam seragam angkatan laut merupakan daya tarik yang berhasil memikat Elizabeth muda.

Ia yang ditemani adiknya Putri Margareth saat itu sedang berkunjung ke Dartmouth's Britannia Royal Naval College, almamater ayahnya.

Baca juga: Ratu Elizabeth dan Pangeran Philip Rayakan Ulang Tahun Pernikahan yang ke-73

Pertemua kedua itu begitu membekas sehingga menarik perhatian banyak orang. Semua langsung tahu bahwa pewaris tahta itu jatuh cinta dengan kadet yang juga merupakan keturunan bangsawan Yunani ini.

Dikutip dari People, Sally Bedell Smith penulis biografi Elizabeth the Queen, mengatakan Elizabeth tidak pernah lagi mengalihkan perhatiannya sejak saat itu. 

"Elizabeth jatuh cinta pada usia 18 tahun dan tidak pernah berpaling lagi," katanya.

Hubungan keduanya terjalin cukup lama sebelum akhirnya berlabuh ke pelaminan. Selama masa itu, Philip sibuk dengan kariernya sebagai perwira angkatan laut di tengah masa perang.

Sesekali keduanya saling berkirim surat untuk memberi kabar. Dalam kesempatan yang tidak banyak, Philip dan Elizabeth muda juga akan bertemu dan menghabiskan waktu bersama.

Baca juga: Kisah di Balik Bros Emas dan Ruby Favorit Ratu Elizabeth

Beberapa aktivitas favorit pasangan kasmaran ini adalah berkendara naik mobil sport dan berdansa di klub London.

Tidak mudah mewujudkan pernikahan mereka karena ada beberapa pengorbanan yang harus dilakukan. Philip terpaksa menanggalkan status kebangsawanan Yunani miliknya untuk menjadi warga negara Inggris.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X