Kompas.com - 11/04/2021, 18:52 WIB
Ilustrasi ibu dan anak memasak shutterstockIlustrasi ibu dan anak memasak

KOMPAS.com - Beberapa hari lagi umat Islam akan menjalani ibadah puasa Ramadan. Bagi orangtua, mengajari anak berpuasa bisa menjadi tantangan tersendiri.

Sebenarnya banyak cara yang bisa dilakukan orangtua untuk membuat anaknya belajar berpuasa. Salah satunya adalah mengajak anak menyusun dan menyiapkan menu untuk sahur maupun berbuka.

Menurut psikolog Ayoe Sutomo, M.Psi, mengajak anak menyusun dan menyiapkan menu makanan untuk sahur maupun berbuka dapat membuat mereka bersemangat.

Dengan begitu anak bisa termotivasi untuk berpuasa. Misalnya, mengajak anak menyiapkan santapan sahur dapat mendorongnya untuk bangun.

Sedangkan menyiapkan makanan berbuka dapat mengalihkan perhatian anak dari rasa lapar dan haus sehingga tetap bertahan untuk puasa.

Tak hanya itu, mengajak anak menyusun dan menyiapkan makanan untuk sahur maupun berbuka ternyata memberikan segudang manfaat.

"Memasak, mempersiapkan makanan walau sederhana itu pas banget untuk meningkatkan bonding (ikatan) antara orangtua dengan anak."

Demikian kata Ayoe dalam konferensi pers virtual #MomenNutella belum lama ini.

Dirinya menekankan, membangun ikatan antara orangtua dengan anak tidak bisa sesekali dilakukan melainkan harus konsisten.

Menyiapkan makanan, meskipun waktunya singkat, jika dilakukan terus menerus dan teratur dapat memberikan manfaat yang lebih terasa.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X