Kompas.com - 13/04/2021, 10:25 WIB
Ilustrasi anak memasak, peralatan masak anak-anak. Dok. Shutterstock/3445128471Ilustrasi anak memasak, peralatan masak anak-anak.

KOMPAS.com - Mengajarkan anak untuk berpuasa sering kali menjadi tantangan bagi orangtua. Terlebih anak masih sulit untuk menahan rasa lapar dan haus.

Menurut psikolog Ayoe Sutomo, orangtua sudah bisa mengenalkan konsep puasa pada anak sejak usia 4 tahun.

Orangtua bisa mengajak anak untuk ikut sahur dan berbuka, serta menahan lapar dan haus selama beberapa jam.

"Baru di usia 6-7 tahun anak diajarkan konsep puasa yang lebih serius, bisa didorong untuk puasa sehari penuh," kata Ayoe dalam suatu acara virtual belum lama ini.

Sebelum tidur, orangtua bisa menjelaskan tentang berpuasa kepada anak. Selain itu, orangtua juga bisa mengajak anak berdiskusi menentukan makanan untuk sahur dan berbuka.

Di siang hari, orangtua bisa menyibukkan anak dengan berbagai macam kegiatan sehingga dapat membantunya mengalihkan pikiran dari rasa lapar dan haus.

"Ini adalah tugas orangtua untuk memikirkan berbagai aktivitas menarik. Masak bersama, menyiapkan makanan bisa menjadi salah satu alternatif," ujar Ayoe.

Dirinya menekankan, orangtua harus konsisten mengajarkan anak tentang konsep puasa dan mengajak melakukan berbagai aktivitas.

Konsisten membentuk kebiasaan pada anak sehingga bisa berpuasa selama satu bulan penuh. Namun tidak menutup kemungkinan anak bisa kehilangan semangat di tengah-tengah.

"Kalau anak semangatnya turun, harus dinaikkan dengan cara mengajak untuk eksplor beragam hal. Kalau bosan harus dikenali dengan hal baru," kata Ayoe.

Mengajak anak sekreatif mungkin dapat membantu menjaga semangatnya untuk berpuasa selama bulan Ramadan.

Baca juga: 4 Tips Mengajari Anak Puasa Ramadhan



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X