Kompas.com - 13/04/2021, 16:50 WIB
Siwak telah digunakan selama berabad-abad sebagai pembersih gigi dan mulut. PIXABAY/FAJAR RAMADHANI AL HADIS SYAMSiwak telah digunakan selama berabad-abad sebagai pembersih gigi dan mulut.

KOMPAS.com - Jauh sebelum manusia mengenal pasta dan sikat gigi, siwak sudah dipergunakan untuk membersihkan gigi dan mulut.

Banyak umat Islam di seluruh dunia, terutama di negara-negara Arab, menganggap siwak sebagai pembersih gigi terbaik.

Siwak menurut mereka sudah cukup menjaga kebersihan gigi tanpa perlu obat kumur, sikat gigi, atau pergi ke dokter gigi.

Siwak (Salvadora persica) adalah semak besar, bercabang rapi, dan pohonnya banyak ditemukan di daerah yang kering dan gersang.

Batang tanaman pembersih gigi ini telah digunakan selama berabad-abad untuk membersihkan gigi dan direkomendasikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk digunakan sebagai pembersih gigi dan mulut, terutama di daerah-daerah yang sudah terbiasa menggunakannya. 

Penggunaan siwak dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW untuk rutinitas kebersihan gigi, terutama sebelum salat dan selama bulan suci Ramadhan.

Namun selain itu, penggunaan siwak juga ternyata memiliki sejumlah manfaat kesehatan.

Siwak memiliki setidaknya 19 kelompok bahan aktif yang membantu memperkuat gigi sekaligus menjaga kesehatannya, antara lain:

  • Alkaloid — Salvadorine, Trimethylamine yang memiliki efek antibakteri.
  • Silika — abrasif alami yang menghilangkan noda.
  • Kalsium, Klorida, Fluorida yang penting untuk perawatan gigi. Flourida membantu remineralisasi struktur gigi.
  • Sulfur.
  • Vitamin C.
  • Resin, membentuk lapisan pelindung di atas enamel untuk mencegah pembentukan karies.
  • Tanin, berfungsi sebagai astringent alami, merangsang produksi air liur premolar.
  • Saponin, Flavonoid, dan Sterol dalam jumlah sedikit.
  • Minyak atsiri, memberikan rasa dan keharuman yang ringan, merangsang produksi air liur, dan membantu meredakan perut kembung.

Baca juga: Khasiat Pasta Gigi dengan Ekstrak Kayu Siwak

Manfaat siwak

Menurut penelitian yang dilakukan WHO dan beberapa organisasi kesehatan independen lainnya, ditemukan bahwa orang yang rutin menggunakan siwak cenderung lebih sedikit memerlukan perawatan gigi daripada orang-orang yang tidak menggunakannya untuk perawatan gigi dan mulut.

Penelitian membuktikan bahwa penggunaan siwak secara teratur juga memiliki efek teurapetik dan melawan sejumlah penyakit gusi.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X