Kompas.com - 14/04/2021, 09:32 WIB
Konstipasi atau sembelit bisa terjadi selama bulan puasa karena beberapa hal. Termasuk karena kurang asupan cairan dan kurang konsumsi makanan berserat. SHUTTERSTOCK/SEASONTIMEKonstipasi atau sembelit bisa terjadi selama bulan puasa karena beberapa hal. Termasuk karena kurang asupan cairan dan kurang konsumsi makanan berserat.

KOMPAS.com - Terjadinya konstipasi atau sembelit selama bulan puasa umum terjadi.

Kings College Hospital Dubai menjelaskan, kondisi tersebut terjadi karena pergerakan makanan di sistem pencernaan selama bulan Ramadhan memerlukan waktu yang lebih lama daripada biasanya.

Kondisi ini menyebabkan kotoran menjadi keras dan buang air besar menjadi tidak teratur. Beberapa orang juga merasakan buang air besar terasa menyakitkan.

Guru Besar Departemen Gizi Masyarakat Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof Dr H Hardinsyah MS melalui bukunya Puasa Sambil Detoks menyebutkan, orang yang sehat membuang kotorannya sekitar satu hingga tiga kali sehari dan dalam keadaan puasa satu hingga dua kali.

Jika kita hanya buang air besar satu kali dalam dua hingga tiga hari, maka itu merupakan gejala sembelit.

Jika dibiarkan, sembelit dapat menyebabkan timbulnya penyakit.

Baca juga: Makan 7 Buah Ini agar Tak Sembelit

Feses yang keras dapat melukai dubur dan anus, yang memicu infeksi.

Beberapa penyebab sembelit di bulan puasa antara lain:

1. Kurang minum

Setiap remaja dan dewasa dianjurkan minum setidaknya delapan gelas sehari.

Pada suhu yang panas atau sangat dingin, tubuh memerlukan air yang lebih banyak lagi.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X