Kompas.com - 14/04/2021, 09:32 WIB
Konstipasi atau sembelit bisa terjadi selama bulan puasa karena beberapa hal. Termasuk karena kurang asupan cairan dan kurang konsumsi makanan berserat. SHUTTERSTOCK/SEASONTIMEKonstipasi atau sembelit bisa terjadi selama bulan puasa karena beberapa hal. Termasuk karena kurang asupan cairan dan kurang konsumsi makanan berserat.
  • Olahraga

Cobalah bergerak lebih aktif. Di bulan puasa, kita tak perlu harus melakukan olahraga berat.

Aktivitas seperti jalan kaki, jogging, bersepeda, dan melakukan olahraga ringan lainnya juga dapat membantu mengurangi gejala sembelit.

Aktivitas olahraga ringan dapat membantu menjaga sirkulasi yang baik dan menjaga kesehatan usus.

 

  • Berhenti menahan buang air

Menurut Verywell, semakin sering kita menahan feses di dubur, maka akan semakin banyak air yang diserap dari feses.

Hal ini membuat feses menjadi lebih keras dan sulit dikeluarkan.

Buang air besar yang keras bisa menyebabkan robekan di saluran anus.

  • Gunakan pelunak feses

Salah satu penyebab umum sembelit adalah dehidrasi, sehingga feses menjadi keras.

Menggunakan pelunak feses dapat membantu melembapkan feses dengan mengeluarkan air dari usus sehingga dapat lebih mudah dikeluarkan.

  • Memakai pencahar

Pencahar pelumas seperti minyak mineral dapat menambahkan lapisan licin ke dinding usus kita dan memungkinkan feses lebih mudah bergerak melalui usus dan keluar dari tubuh.

Minumlah pencahar tidak lebih dari dua jam setelah makan malam. Hasil yang diharapkan adalah buang air besar menjadi lebih mudah pada enam hingga tujuh jam ke depan.

 

Baca juga: Berapa Lama Sembelit Bisa Ditolerir?

Kapan harus ke dokter

Jika sembelit berlangsung lebih dari seminggu dan konsumsi obat-obatan rasanya tidak berpengaruh, inilah saatnya menemui dokter.

Kondisi ini bisa mengganggu fokus dalam melakukan aktivitas sehari-hari.

Segera temui dokter jika sembelit disertai pusing, kelelahan, kram, atau kejang.

Baca juga: Perubahan Gaya Hidup untuk Cegah Sembelit Kronis

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.