Kompas.com - 14/04/2021, 11:50 WIB
Ilustrasi shalat ShutterstockIlustrasi shalat

KOMPAS.com - Shalat dhuha menjadi salah satu sumber amalan terbaik selama menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan.

Namun masih banyak yang bingung mengenai kapan waktu terbaik untuk melaksanakannya.

Ibadah ini biasanya dikerjakan pada pagi hari, sesuai dengan makna kata dhuha yang diartikan sebagai waktu terbitnya matahari.

Baca juga: Simak, 8 Hal yang Dapat Membatalkan Puasa Ramadhan

Dikutip dari laman Laduni, dhuha berasal dari kata ad-Dhahwu yang berarti siang hari yang mulai panas.

Sedangkan dalam kajian fikih, dhuha berarti: Waktu ketika matahari mulai meninggi sampai datangnya zawal (tergelincirnya matahari) (al-Mausu’ah al-Fiqhiyah al-Kuwaitiyah, 27/221).

Akibat rentang waktunya yang tergolong panjang, banyak yang lantas bingung dengan kapan waktu terbaik untuk melaksanakan ibadah ini.

Selain itu, sistem waktu yang berbeda dengan zaman Nabi Muhammad SAW juga menjadi salah satu alasan kebingunan bagi banyak orang.

Dikutip dari laman Nahdlatul Ulama, waktu menjalankan shalat dhuha dapat diperkirakan sekitar pukul 07.00-11.00.

Namun untuk waktu terbaik, shalat ini sebaiknya dilakukan setelah melewati seperempat hari.

Baca juga: Gerakan Shalat Bisa Redakan Sakit Punggung

Asumsikan satu hari selama 12 jam terdiri dari pukul 05.00-17.00.  Kemudian bagi empat waktu tersebut, maka shalat dhuha bisa dilakukan pada seperempat kedua.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X