Kompas.com - 14/04/2021, 12:32 WIB
Ilustrasi meditasi di kantor StockLibIlustrasi meditasi di kantor
|
Editor Wisnubrata

KOMPAS.com - Berpuasa bukan saja tentang menahan rasa lapar dan haus saja, namun juga harus mampu menahan emosi atau rasa marah.

Memang benar adanya marah tidak membatalkan puasa. Tetapi, sikap marah bisa menurunkan kualitas dari ibadah puasa itu sendiri. 

Rasa amarah juga bagian dari nafsu yang perlu kita kendalikan selama berpuasa. Untuk itu, ada baiknya kita menghindari marah-marah pada suatu hal atau orang lain.

Berikut cara yang bisa dilakukan untuk mengendalikan amarah dalam diri selama berpuasa:

1. Kenali diri

Kita perlu mengetahui tanda-tanda yang menunjukkan bahwa kita mulai kesal terhadap sesuatu. Jika kita mengenali tanda-tanda tersebut, akan lebih mudah untuk segera menenangkan diri.

Saat tubuh mulai bereaksi untuk marah. Cobalah untuk segera menjauh dari situasi tersebut, agar tidak semakin menyulut emosi.

Baca juga: Cara Mengontrol Emosi Agar Amarah Terkendali

2. Mengontrol ekspektasi terhadap suatu hal

“Begitu banyak kemarahan berasal dari harapan yang tidak realistis terhadap orang lain, kondisi, bahkan pada diri kita sendiri,” kata psikolog Bernard Golden, PhD, pendiri Anger Management Education.

Terutama pada saat berpuasa, kita biasanya sering berekspektasi orang lain akan mengerti dan memahami kita, atau pasangan lebih perhatian kepada kita, serta banyak hal lainnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
RECIPES
SUP PANGSIT
SUP PANGSIT
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X