Kompas.com - 17/04/2021, 06:04 WIB

KOMPAS.com - Kucing dan tingkahnya yang lucu memang selalu bikin gemas.

Namun, beragam tingkah kucing ternyata juga merupakan cara binatang berbulu ini untuk berkomunikasi dengan manusia.

Salah satu tingkah lucu kucing adalah berguling ketika kita berada di dekatnya.

Biasanya, gestur ini diikuti dengan menggesek-gesekkan kepalanya ke lantai atau tanah sambil mengeong.

Selain cara untuk meregangkan tubuh, kucing berguling-guling ternyata untuk mengungkapkan perasaan berikut:

1. Merasa aman

Kucing tidak akan berguling dan berbaring telentang kecuali merasa aman di lingkungan tersebut.

Faktanya, posisi tersebut adalah yang paling rileks buat kucing, lho.

Ini adalah cara kucing mengatakan bahwa "aku percaya dengan kamu".

Mengekspos perut atau bagian sensitifnya adalah momen yang sangat rentan bagi kucing, yang merupakan kesempatan bagi kita untuk lebih akrab dengannya.

Baca juga: Tak Perlu Disiksa, Ini 9 Cara Ampuh Usir Kucing

2. Cari perhatian

Coba perhatikan waktu, lokasi, dan keadaan kapan kucing berguling.

Misalnya, jika itu dilakukannya setiap pagi dan tepat di sebelah kita ketika sedang bersiap-siap, artinya itu adalah tanda bahwa kucing tersebut sedang mencari perhatian kita.

Jadi, cobalah memberikan sedikit perhatian.

Dengan begitu, kucing akan merasa perilakunya diterima dan membuatnya melakukannya lagi di waktu berkkutnya ketika menginginkan perhatian kita.

Kucing sangat menyukai rutinitas. Jadi, ketika ada sebuah pola yang dibangun, maka itu akan menjadi rutinitas yang menenangkan buatnya.

Baca juga: 7 Arti di Balik Posisi Tidur Kucing, Cat Lovers Perlu Tahu

3. Menandai wilayahnya

Berguling di lantai atau tanah juga bisa merupakan tanda kucing menandai wilayahnya.

Aroma adalah salah satu cara kucing untuk berkomunikasi.

Perilaku ini biasa dilakukan pada kucing domestik dan kucing besar.

Kucing akan menggunakan kelenjar aroma di pipi, cakar, dan panggul untuk memberi aroma pribadi pada area yang disentuhnya.

Ini dilakuka untuk memberi tahu kucing lain bahwa dirinya pernah berada di situ, melakukan klaim tempat, sekaligus menandai kita sebagai temannya.

Penandaan ini digunakan sebagai cara untuk menjauhkan musuh atau saingan potensial.

Banyak kucing merasakan dorongan naluriah untuk menandai wilayah mereka dengan menggosok dan mencakar.

Namun, jika kucing menandai wilayahnya dengan urin, tentu kita perlu mengajarinya untuk tidak mengulanginya lagi.

Baca juga: 5 Tips Mencegah Kucing Menggaruk Barang-barang di Rumah

4. Menghirup catnip atau berahi

Senyawa aktif nepetalactone yang terkandung pada catnip adalah aroma kuat yang memicu hasrat seksual kucing. Inilah yang membuat mereka senang berguling-guling di tanah setelah menghirupnya.

Tapi, gestur itu juga ditemukan pada kucing-kucing betina yang sedang berahi atau setelah kawin.

Kemungkinan ini berkaitan dengan hormon dan ovulasi.

Gestur tersebut juga bisa berarti kucing mencoba menghilangkan bau kucing jantan satu sebelum berpindah ke kucing jantan lain.

Baca juga: Apa Itu Catnip dan Kenapa Kucing Sangat Menyukainya?

Berbeda dengan anjing

Banyak anjing berguling dan berbaring dengan perut terekspos sebagai tanda hormat atau tunduk kepada majikannya.

Tapi, kucing tidak begitu. Kucing melakukannya lebih untuk mencari perhatian pada manusia di dekatnya.

Jika kita memiliki hewan peliharaan lain di rumah, misalnya, anjing, kucing mungkin hanya akan melakukannya ketika tidak ada hewan lain tersebut di sekitarnya. Jadi, kita akan tahu bahwa itu adalah tanda kucing menginginkan perhatian.

Jika berguling adalah tanda bahwa anjing ingin elusan pada perutnya, kucing belum tentu menginginkan itu.

Kita bahkan bisa saja dicakar ketika melakukannya.

Kebanyakan kucing menyukai elusan di belakang telinga, jadi cobalah mulai dari situ.

Namun, pada akhirnya, ada banyak makna di balik gestur kucing yang satu ini.

Kucing senang suhu tubuh yang lebih hangat sehingga itu mungkin juga merupakan cara untuk mandi matahari atau tidur di dekat pemanas.

Selain itu, berguling di tanah juga bisa menjadi cara kucing melindungi sistem pencernaannya, melapisi bulunya dengan bakteri, dan menelannya dengan menjilat bulunya sendiri.

Tapi, apapun yang dimaksud kucing, mungkin itu adalah pertanda yang bagus.

Baca juga: Kucing Suka Membawakan Pemiliknya Bangkai, Ternyata Ini Maksudnya

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.