Kompas.com - 19/04/2021, 11:37 WIB
. SHUTTERSTOCK.

Menurut Teen Vogue, kita sulit melupakan seseorang saat kita mengikuti orang itu di medsos.

Menjauh dari media sosial selama waktu tertentu dapat membantu, dan yang terbaik adalah unfollow atau berhenti mengikuti orang yang diincar.

Terus-menerus memeriksa akun media sosial si dia hanyalah sebuah cara untuk menjaga perasaan tetap ada, padahal seharusnya perasaan itu sudah terkubur dalam-dalam.

5. Mengajarkan self-love kepada anak

Ajarkan anak mencintai dirinya sendiri untuk membantu anak mengatasi perasaan jatuh cinta.

Biarkan anak memahami dirinya lebih penting daripada objek yang ditaksir. Terlepas dari segala sesuatu yang dia rasakan tentang orang yang disukainya, dia harus mengetahui bahwa mencintai dirinya jauh lebih penting.

Baca juga: Jangan Keliru Memaknai Perasaan, Ini Beda Jatuh Cinta dan Tergila-gila

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Orangtua dapat mengajak anak untuk terlibat dalam kegiatan yang digemari. Langkah ini akan membuat anak tidak terlalu sering memikirkan sosok pujaannya.

Menurut A Conscious Rethink, terlibat dalam hobi atau aktivitas yang menyenangkan dapat membuat anak sibuk, yang dapat mengakhiri obsesinya.

6. Sadarkan anak, perasaannya hanya sementara

Anak harus mengetahui perasaannya itu bersifat sementara dan akan hilang seiring waktu.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Sumber Moms
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X