Kompas.com - 19/04/2021, 15:18 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

5. Melihat lingkungan luar

Perubahan lingkungan dapat mengalihkan perhatian kita dan membantu menghilangkan rasa sakit karena kesepian.

Namun, sekadar keluar rumah akan membantu kita untuk menyadari bahwa kita tidak sendirian di dunia ini. Meluangkan waktu di alam terbuka juga dapat meringankan tekanan emosional dan memperbaiki kondisi kesehatan kita.

Ide yang bisa dicoba yaitu mengenali jenis burung yang berbeda. Sebuah penelitian mengatakan kicauan burung dapat berdampak positif bagi kesejahteraan seseorang.

Atau, kita bisa berjalan kaki mengelilingi kompleks perumahan dan menyapa tetangga yang sedang menyiangi rumput atau menyiram tanaman.

Baca juga: Jalan-jalan ke Alam Terbuka Ampuh Hilangkan Stres

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

6. Mengatakan apa yang dirasakan

Emosi cenderung berkumpul di bawah alam sadar dan meningkat tanpa disadari. Nah, jika kita membicarakan apa yang dirasakan, maka ini dapat membantu kita untuk mengurangi tekanan.

Cobalah mengatakan kepada saudara atau pasangan bahwa kita merasa kesepian, sehingga kita memeroleh dukungan emosional yang membantu menurunkan kesepian itu.

Membicarakan emosi yang sulit dijelaskan juga membantu orang yang kita cintai untuk membagikan perasaannya. Akhirnya, baik kamu maupun si dia bisa menyusun strategi untuk mengatasi masalah tersebut.

7. Berkreasi

Kegiatan kreatif seperti seni, musik, dan menulis membantu banyak orang mengatasi keterasingan dan perasaan kesepian.

Menggambar sesuatu akan memudahkan kita menunjukkan emosi tanpa kata-kata, dan ini bermanfaat jika kita kesulitan membicarakannya secara lisan.

Menciptakan kreasi akan membuat kita merasa puas, dan perasaan kesepian atau kesedihan akan berkurang.

Seni menawarkan area fokus lain, di mana kita dapat memanfaatkan emosi untuk menciptakan sesuatu yang permanen dan bisa dinikmati.

Baca juga: Menggambar, Cara Mudah Atasi Kecemasan

8. Memiliki hewan peliharaan

Tidak semua orang memiliki sarana atau kemampuan untuk merawat hewan peliharaan, jadi strategi ini belum tentu cocok pada setiap orang.

Hewan peliharaan tidak dapat berbicara, tetapi hewan peliharaan bisa menjadi teman. Kehadiran hewan peliharaan dapat membuat kita terhibur, kembali bersemangat dan menghilangkan stres.

Mengadopsi anjing --misalnya, akan membuat kita pergi ke luar rumah secara teratur, karena kita harus membawa anjing itu berjalan-jalan. Burung, ikan, dan hewan kecil lainnya juga merupakan hewan peliharaan yang baik.

Namun, pastikan kita mengetahui cara merawat hewan peliharaan yang ingin dibeli, sebelum kita membawa hewan itu pulang ke rumah.

Baca juga: Anjing juga Bisa Merasa Cemburu dengan Saingannya

9. Rehat dari media sosial

Kendati dipandang sebagai cara yang baik untuk menjaga hubungan dengan orang terkasih, media sosial dapat memicu perasaan kesepian.

Unggahan foto dari teman atau saudara yang sedang bersenang-senang saat liburan bisa menimbulkan kesan bahwa mereka tidak merindukan kita.

Di saat kita kesepian, melihat orang lain menghabiskan waktunya bersama pasangan atau anak akan mendatangkan rasa iri.

Sebaiknya kita memahami, unggahan yang ditampilkan seseorang di media sosial tidak menggambarkan kehidupan orang itu secara keseluruhan.

Artinya, kita tidak betul-betul mengetahui apa yang dirasakan orang tersebut saat ini.

Ada baiknya kita menganggap jika unggahan dari teman atau saudara kita itu adalah cara mereka untuk melawan kesepian.

Jadi tidak ada salahnya jika kita rehat sejenak dari medsos, dan terhubung dengan teman atau saudara via telepon atau pesan teks.

Baca juga: Konten Viral Tenaga Kesehatan dan Kode Etik di Media Sosial

10. Jalani kegiatan yang disukai

Kesepian dapat memenuhi pikiran kita hingga kita sulit memikirkan hal lain, termasuk kegiatan yang digemari.

Kita dapat mengisi waktu dengan hobi tertentu sampai nantinya kita bisa bertemu orang yang kita cintai secara langsung.

Selain itu, hobi dan aktivitas santai juga berfungsi sebagai perawatan diri, yang berperan penting dalam kesejahteraan secara keseluruhan.

11. Situasi pandemi tidak selamanya terjadi

Kesepian akibat pandemi tidak akan berlangsung selamanya. Karena saat ini sudah ada vaksin untuk Covid-19, dan di masa depan sekolah akan kembali dibuka.

Memahami hal ini membutuhkan sedikit waktu dan upaya, tetapi kita masih dapat menjangkau dan memperkuat koneksi yang ada atau menjalin hubungan baru.

Baca juga: Sudah Vaksin Covid-19, Bolehkah Traveling?

12. Berkonsultasi kepada ahli

Jika kesepian membuat kita sedih dan putus asa, kita memerlukan orang yang akan mendengarkan dan memberikan dukungan kepada kita untuk melewati masa-masa pandemi.

Kita bisa berkonsultasi kepada ahlinya seperti konselor atau psikolog. Seorang psikolog akan mendengarkan apa pun yang kita rasakan dan membantu kita untuk menemukan jalan keluar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Sumber Healthline
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.