Kompas.com - 19/04/2021, 15:43 WIB
Ilustrasi shutterstockIlustrasi

KOMPAS.com - Orangtua yang memiliki penyakit kronis, atau mengalami stres dan kecemasan, pastinya akan kesulitan dalam mengurus anak.

Ternyata, anak juga akan merasakan dampak negatif dari orangtua yang sakit.

Sebuah penelitian menemukan, anak yang hidup bersama orangtua yang sakit, baik secara fisik maupun mental, akan menghadapi tantangan emosional.

Baca juga: Ini Lho, Gaya Pengasuhan Anak Keluarga Kerajaan Inggris

Kondisi tersebut dapat berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan anak, sekaligus kondisi emosional anak.

Menurut laman Dove Press, sebuah studi dilakukan untuk memperlihatkan seberapa besar pengaruh orangtua yang sakit terhadap emosi anak.

Studi ini mengamati anak-anak berusia antara 0-21 tahun pada tahun 2014.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Juga, studi tersebut menggunakan data dari survei tahun 2014 yang dilakukan oleh Danish Youth Profile terhadap lebih dari 63.000 siswa.

Pada survei Danish Youth Profile, para siswa diminta untuk menjelaskan apakah mereka memiliki orangtua yang sakit parah atau tidak.

Hasilnya, sebanyak 25,3 persen siswa mempunyai orangtua yang mengalami sakit kronis, baik secara fisik maupun mental.

Baca juga: Kate Middleton Bagikan Kiat Pengasuhan Anak untuk Para Orangtua Baru

Berdasarkan survei itu pula, anak-anak yang memiliki orangtua yang sakit kronis cenderung mempunyai orangtua yang tidak bekerja dan berpendidikan rendah.

Hal ini dapat berkontribusi pada perjuangan sosial ekonomi seorang anak yang mungkin mengalami kekurangan pangan.

Selain itu, orangtua yang sakit kronis dapat berdampak negatif pada kondisi emosi anak.

Alhasil, studi ini menimbulkan persepsi, anak dengan orangtua yang sakit kronis perlu mendapatkan dukungan lebih banyak.

Penelitian tersebut bukanlah studi pertama yang mengungkap dampak anak yang mempunyai orangtua yang sakit kronis.

Menurut Early Development Instrument, peneliti juga menemukan penyakit kronis orangtua berdampak pada anak.

Baca juga: Hindari Konflik dalam Pembagian Peran Pengasuhan Anak

Peneliti mengungkapkan, anak perempuan dari ibu yang sakit kronis memiliki peningkatan risiko kesehatan fisik, sosial, emosional dan komunikasi yang negatif.

Kemudian, anak laki-laki dari ibu yang sakit kronis lebih berisiko mengalami kesulitan dalam pengembangan bahasa dan kognitif.

Uniknya, studi ini tidak menunjukkan dampak yang sama pada anak jika ayahnya yang sakit kronis.

Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui efek pada anak yang memiliki orangtua yang sakit kronis.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber Moms
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.