Kompas.com - 19/04/2021, 18:42 WIB
ilustrasi meditasi Shutterstockilustrasi meditasi

- Mengajak anak untuk memerhatikan bagian dada dan perut, bagaimana kedua bagian tersebut berkontraksi dan mengembang.

Anak juga bisa diminta untuk memerhatikan napasnya yang terasa di sekitar lubang hidung.

- Kemudian, cobalah meminta anak untuk bernapas tanpa mencoba mengubah ritme napasnya.

4. Meditasi bukan berarti menghentikan pikiran

Ketika kita bersepeda, kita tidak selalu memerhatikan bangunan atau toko yang kita lalui. Apa yang menjadi fokus utama adalah kita tetap berada di jalur yang aman saat bersepeda.

Baca juga: Pahami, 6 Manfaat Meditasi Berdasarkan Penjelasan Ilmiah

Hal yang sama juga berlaku untuk meditasi. Beberapa pemikiran akan menarik perhatian saat kita melakukan meditasi, sedangkan pemikiran lainnya tidak memengaruhi perhatian kita.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pada anak remaja, jika ada suatu pemikiran yang terlintas ketika meditasi, mintalah anak untuk mengalihkan kembali fokusnya ke pernapasan.

5. Durasi meditasi yang dibutuhkan remaja

Anak remaja dapat memulai meditasi dengan menyisihkan waktu sekitar 4-5 menit, kemudian dikembangkan menjadi 15 menit selama satu kali sehari atau 4-5 kali dalam seminggu.

Apabila anak mampu melakukannya, maka meditasi akan mengubah otak anak dalam waktu sekitar tiga minggu.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.