Kompas.com - 20/04/2021, 06:04 WIB
Ikan guppy shutterstockIkan guppy

KOMPAS.com - Guppy adalah salah satu ikan hias air tawar yang cocok untuk dipelihara oleh pemula.

Meski ikan ini mudah untuk dipelihara, beberapa orang menemukan ikan guppy miliknya mati tiba-tiba.

Hal ini dapat terjadi karena kebanyakan pemula tidak paham betul cara merawat ikan guppy.

Melansir berbagai sumber, berikut beberapa penyebab ikan guppy mati mendadak:

1. Kaget dengan suhu air

Ikan guppy memerlukan suhu air yang tepat untuk tetap hidup.

Idealnya, guppy memerlukan air dengan suhu antara 22 hingga 27 derajat Celcius.

Jika suhu air terlalu dingin, metabolisme tubuh guppy akan melambat. Hasilnya, ikan bisa menjadi lesu, kurang napsu makan, risiko konstipasi meningkat, dan sistem kekebalan tubuhnya melemah.

Sementara jika suhu air terlalu panas, ikan akan menjadi terlalu berenergi. Meski terdengar positif, namun kondisi ini justru bisa memberi tekanan terlalu besar pada tubuh ikan, yang pada akhirnya juga akan melemahkan sistem kekebalan tubuhnya.

Setelah mengetahui suhu air ideal untuk guppy, pastikan suhunya tidak turun terlalu cepat karena dapat membuat ikan guppy mati mendadak.

Hal itu bisa terjadi bahkan ketika penurunan suhu masih dalam batas normal.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X