Kompas.com - 20/04/2021, 14:22 WIB

Apa yang terjadi justru perekrut tidak menganggap kita sebagai kandidat yang serius.

5. Menuliskan nama orang yang dituju pada surat lamaran

Hindari menulis kata-kata seperti "Yang terhormat" atau "SDM yang terhormat".

Jika kita mengetahui nama dari perekrut atau bagian personalia yang dituju, maka tuliskan namanya.

Jika kita tidak mengetahui nama perekrut, bisa menuliskan kata-kata "Kepada yang berkepentingan".

Apabila kita membuat surat lamaran dalam bahasa Inggris, kita dapat mencantumkan "To whom it may concern", di mana huruf T di depan menggunakan huruf besar.

6. Jangan memakai bahasa yang terlalu santai atau pun kaku

Bahasa informal atau santai tidak cocok digunakan untuk surat lamaran kerja. Sedangkan di sisi lain, bahasa yang terlalu formal juga sebaiknya tidak dipakai.

Kata-kata "saya ingin menampilkan diri saya sebagai kandidat untuk posisi ini" cenderung kaku.

Kita bisa menggantinya dengan "saya sangat tertarik memelajari lebih lanjut tentang posisi ini."

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.