Kompas.com - 20/04/2021, 18:20 WIB
Ilustrasi berbuka puasa SHUTTERSTOCKIlustrasi berbuka puasa

KOMPAS.com – Walau sudah melewati satu minggu berpuasa Ramadhan, namun tak sedikit orang yang mengeluh tubuhnya terasa lemas di siang hari. Hal ini perlu disiasati agar ibadah puasa bisa berjalan lancar dan kesehatan tak terganggu.

Senior Director & Country General Manager Herbalife Nutrition Indonesia, Andam Dewi, mengatakan, dehidrasi dan lapar karena puasa akan menyebabkan tubuh memperlambat metabolisme untuk mengurangi penggunaan energi seefisien mungkin.

Walau begitu, kita masih tetap dapat menikmati ibadah puasa dengan kondisi tubuh sehat.

“Pastikan meminum air putih yang cukup dan perhatikan makanan yang diasup saat sahur dan berbuka puasa,” kata Andam dalam acara media gathering yang dilakukan secara virtual (19/4/2021).

Menurut ahli nutrisi dari Herbalife, Aria Novitasari, saat berpuasa tubuh masih butuh nutrisi yang sama seperti tidak berpuasa. Yang berubah hanya jam makan, yaitu sahur dan berbuka.

Baca juga: Kenapa Setelah Buka Puasa Badan Jadi Lemas?

Untuk itu ia merekomendasikan memenuhi jumlah energi dan nutrisi yang dibutuhkan dengan mengasup makanan yang kaya protein, karbohidrat, vitamin dan mineral, serta cukup minum air.

“Protein memberikan rasa kenyang lebih lama, sementara untuk karbohidratnya pilih yang indeks glikemik rendah seperti nasi merah, oat atau kacang-kacangan, agar ketersediaan energi selalu terjaga,” papar Aria.

Tambahkan dengan buah dan sayuran segar yang mengandung vitamin, mineral, serta serat yang baik untuk sistem pencernaan.

“Sebaiknya variasikan warna sayuran dan buah-buahan agar kita mendapat beragam fitonutrisi yang menjadi sumber antioksidan. Sayur dan buah juga dapat memenuhi asupan cairan tubuh,” paparnya.

Untuk mencegah asupan kalori berlebhi, batasi asupan makanan dan minuman manis, serta gorengan.

Baca juga: Batasi Berbuka Puasa dengan Gorengan, Lemaknya Tinggi

“Yang manis-manis bisa diganti dengan rasa manis dari buah. Kita juga bisa membatasi minuman manis dengan memilih gelas yang kecil atau tidak mengonsumsi minuman manis di waktu makan besar,” sarannya.

Untuk hidangan utama, seperti daging, ayam atau sayuran adalah pilihan yang baik. Dengan mengunyah makanan secara menyeluruh dan berjalan-jalan satu atau dua jam setelah buka puasa, dapat membantu sistem pencernaan dan kardiovaskular.

Ramadhan memang merupakan bulan suci dalam setahun dan puasa merupakan bagian penting dari bulan suci ini, tetapi seperti yang lihat, ada banyak pilihan yang tersedia untuk berpuasa dan tetap sehat serta bergizi.

Baca juga: 8 Tips Jaga Daya Tahan Tubuh di Tengah Puasa



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X