Kompas.com - 20/04/2021, 19:14 WIB
Ilustrasi ThinkstockphotosIlustrasi

KOMPAS.com - Spill out alias membocorkan nama dan identitas pelaku ke media sosial sering jadi cara korban Kekerasan Berbasis Gender Online (KBGO) mencari keadilan.

Kita kerap menemukan fenomena spill out ini di Twitter, Instagram atau Facebook. Korban akan meunggah foto dan identitas pelaku beserta bukti-bukti perilakunya.

Tujuannya agar pelaku mendapatkan ganjarannya berupa stigma buruk dan martabatnya tercoreng.

Biasanya ini dilakukan setelah korban merasa putus asa karena tak juga berhasil mendapatkan keadilan yang dibutuhkannya.

Biasanya tindakan ini cukup efektif bekerja dalam waktu singkat. Warganet akan beramai-ramai merundung pelaku secara daring dan mendapatkan perhatian publik.

Baca juga: Kementerian PPPA Harap PP Kebiri Kimia Beri Efek Jera Pelaku Kekerasan Seksual Anak

Meski demikian, Alvin Theodorus, Co-founder Tabu.id, komunitas daring yang fokus pada pendidikan seksual anak muda, mengatakan cara ini sebenarnya tidak direkomendasikan.

"Spill out bisa berisiko pedang bermata dua, bisa saja kemudian pelaku menyerang balik dengan memperkarakan lewat UU ITE," terangnya dalam diskusi bertemakan KBGO secara daring pada Senin (19/04/2021).

Selain itu, perhatian publik yang tinggi bisa saja berpengaruh negatif pada kondisi mental korban dan bukannya malah membantu.

Sebaliknya, ia menyarankan untuk mengumpulkan bukti yang dibutuhkan untuk melaporkan ke aparat kepolisian. Untuk lebih jelasnya, ia menyarankan untuk memanfaatkan panduan dari Safenet untuk menjerat pelakunya.

Baca juga: Gara-gara Sering Di-bully, Remaja Ini Emosi dan Tusuk Temannya dengan Pisau

Dukungan untuk korban

Sementara itu, pengungkapan di media sosial memang bisa bermanfaat untuk mendapatkan afirmasi dan dukungan bagi korban.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X