Kompas.com - 21/04/2021, 12:32 WIB
Ilustrasi memarahi anak shutterstockIlustrasi memarahi anak

Karena itu imbas yang dirasakan seperti perilaku anti sosial, agresi, masalah kesehatan mental, dan kesulitan kognitif.

Namun ada riset yang menyebutkan metode disiplin ini bisa dipakai dengan catatan lingkungan yang mendukung.

Kondisi ini maksudnya orangtua yang penuh kasih sayang, non abusif, berniatan baik serta memiliki hubungan dekat dengan anak.

Dalam situasi seperti ini, spanking bisa menjadi metode yang efektif tanpa disalahartikan.

Anak akan paham hukuman fisik ini dilakukan agar perilaku mereka lebih baik dan bukan ekspresi kebencian atau kemarahan dari orangtuanya.

  • Karakter anak

Metode parenting harus disesuaikan dengan karakter anak. Karakter ini menentukan respons mereka terhadap hukuman yang kita berikan.

Bagi sebagai anak yang sulit diajak berkomunikasi secara halus, spanking bisa menjadi pendisiplinan yang efektif.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun bagi anak dengan karakter yang lebih sensitif, bisa saja memukul bokong memberikan trauma tersendiri.

Karena itu, kenali karakter buah hati kita untuk bisa menentukan apakah spanking tepat dilakukan.

Baca juga: 3 Cara Mendidik Anak Jadi Orang yang Jujur

  • Faktor kejut

Spanking memiliki faktor kejut pada anak sehingga tak lagi mengulangi perilaku buruknya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Sumber Healthline
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X