Etika dan Komunikasi ala Kartini di Era Digital

Kompas.com - 21/04/2021, 16:24 WIB
Film Kartini (2017), dibintangi oleh Dian Sastro, akan tayang di Netflix 17 September 2020. IMDbFilm Kartini (2017), dibintangi oleh Dian Sastro, akan tayang di Netflix 17 September 2020.
Editor Wisnubrata

Terlepas dari pro dan kontra terhadap hasil riset ini, perlulah bagi para pengguna media sosial berkaca dan instrospeksi diri, apakah benar ungkapan yang disampaikan, memang tidak sopan, dalam arti mengabaikan penggunaan bahasa yang santun serta mengabaikan etika?

Jika melihat sejarah Kartini dalam berkomunikasi, surat-suratnya dikemas dan dirangkai dengan memperhatikan bahasa dalam susunan kata dan kalimatnya.

Dapat disimpulkan bahwa goresan tulisan Kartini sangat santun dan memperhatikan etika, terlebih Kartini adalah seorang keturunan bangsawan Jawa.

Namanya telah menjadi besar dan terkenal dengan rekam jejak positif. Hal inilah yang seharusnya dapat menjadi cerminan bagi generasi jaman sekarang untuk mengekspresikan kebebasan yang disuarakan oleh seorang Kartini dengan tidak kebablasan.

Istilah media sosial tersusun dari dua kata, yakni "media" dan "sosial". "Media" diartikan sebagai alat komunikasi (Laughey, 2007; McQuail, 2003). Adapun "sosial" diartikan sebagai kenyataan sosial di mana setiap individu melakukan aksi yang memberikan kontribusi kepada masyarakat.

Pernyataan ini menegaskan bahwa media dan semua perangkat lunak merupakan "sosial" atau dalam makna keduanya merupakan produk dari proses sosial (Durkheim dalam Fuchs, 2014).

Jadi media sosial adalah alat komunikasi dalam proses sosial yang merupakan platform online untuk membangun jaringan atau hubungan sosial dengan orang lain yang memiliki minat, aktivitas, latar belakang, atau koneksi kehidupan nyata atau pribadi yang serupa.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Media sosial menjadi fenomena media yang digemari masyarakat dunia. Tercatat lebih dari 4,2 miliar manusia di bumi adalah pengguna media sosial (Liputan6.com, 2021). Artinya 50 persen lebih dari total populasi penduduk dunia yang berjumlah 7,83 miliar, adalah pengguna aktif media sosial.

Indonesia sendiri, memiliki 170 juta pengguna media sosial dari total 274,9 juta penduduk Indonesia. Didominasi generasi Y serta Z, rentang usia 25-34 tahun, para kalangan muda ini lebih menyukai WhatsApp, Facebook, Instagram, Tiktok, dan Twitter (Kompas.com, 2021).

Sudah merupakan suatu keniscayaan bahwa media sosial adalah media komunikasi yang sangat fenomenal saat ini.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.