Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Kesalahan Perawatan yang Bikin Tanaman Kaktus Cepat Busuk

Kompas.com - 23/04/2021, 12:04 WIB
Nabilla Tashandra

Editor

KOMPAS.com - Tanaman kaktus banyak dijadikan tanaman peliharaan di rumah karena bentuk-bentuknya yang unik dan perawatannya yang terbilang mudah.

Meski begitu, ada beberapa kondisi yang membuat tanaman kaktus busuk dan mati.

Menurut buku Panduan Budidaya Kaktus yang ditulis oleh Maisarah (2019), beberapa kesalahan perawatan tanaman kaktus yang bikin cepat busuk dan mati antara lain:

1. Disiram secara berlebihan

Salah satu kesalahan yang banyak dilakukan ketika merawat kaktus adalah menyiramnya terlalu berlebihan.

Kesalahan ini terbilang cukup fatal. Sebab, pada dasarnya tanaman kaktus adalah tanaman yang hidup di habitat kering sehingga tak perlu terlalu sering disiram seperti kebanyakan tanaman lain.

Hidup di lingkungan yang kering membuat tanaman kaktus memiliki kemampuan menyimpan cadangan air yang banyak di bagian daunnya yang menggembung.

Sehingga, ketika kekurangan air, kaktus akan memanfaatkan air cadangan tersebut.

Lalu, seberapa sering tanaman kaktus perlu disiram?

Menurut Gardening Know How, ini ditentukan oleh beberapa faktor, seperti tempat tumbuhnya kaktus, paparan cahaya, suhu udara, tipe media tanam, hingga ukuran kaktus.

Secara umum, penyiraman cukup dilakukan seminggu sekali atau jika media tanam terlihat kering.

Penyiraman bisa dilakukan dengan melakukan penyemprotan air menggunakan botol semprot agar air yang keluar tidak berlebih dan merusak tanaman.

Ingatlah untuk berhati-hati dalam menyiram tanaman kaktus. Jika ragu, tanyakan kepada toko tanaman untuk mendapatkan instruksi perawatan yang jelas.

Baca juga: 4 Tips Memilih Pot untuk Tanaman Kaktus, Jangan Asal!

2. Diletakkan di tempat lembap

Tanaman kaktus adalah tanaman yang sangat menyukai sinar matahari seperti di habitat aslinya, yakni gurun pasir.

Di gurun pasir, cuaca sangat panas tetapi sirkulasi udaranya sangat baik.

Tanaman kaktus tidak suka keadaan tempat yang terlalu lembap karena daging kaktus yang tebal.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com