Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - Diperbarui 05/09/2022, 08:52 WIB

KOMPAS.com - Asam lambung naik atau refluks asam lambung adalah penyakit umum yang dialami banyak orang karena berbagai alasan yang pemicu.

Satu yang sama adalah, kondisi ini menyebabkan rasa yang sangat tidak nyaman, misalnya gejala heartburn atau sensasi panas di dada.

Asam lambung naik terjadi ketika klep di ujung kerongkongan yang seharusnya menutup saat makanan masuk tidak bekerja optimal, sehingga asam lambung akan mengalir kembali ke mulut dan tenggorokan.

Jika kondisi sering terjadi, setidaknya satu atau dua minggu sekali, dan kondisinya lebih parah, kita mungkin sudah mengalami Gastroesophageal Reflux Disease (Gerd).

Selain heartburn, ada pula beberapa gejala asam lambung naik yang perlu diwaspadai.

Baca juga: Waspadai, Gejala Asam Lambung Naik Tak Cuma Heartburn

Pemeriksaan dokter dan pengobatan dapat membantu mengatasi masalah ini. Namun, pengobatan juga perlu disertai perubahan gaya hidup untuk mengatasi asam lambung naik, di antaranya:

1. Tidak tidur dalam kondisi perut penuh

Menurut WebMD, mengonsumsi makanan setidaknya dua atau tiga jam sebelum tidur akan memberikan waktu makanan untuk dicerna dengan baik dan keluar dari perut.

Dengan begitu, tingkat keasaman juga akan menurun sebelum kita berada di posisi berbaring, di mana heartburn lebih mungkin terjadi.

Baca juga: Awas, Ini Bahayanya Jika Sering Rebahan Setelah Makan

2. Tidak makan berlebihan

Pada penderita asam lambung, klep yang berada di ujung kerongkongan sering kali longgar atau tidak bisa tertutup dengan sempurna, menyebabkan asam lambung dapat mengalir kembali ke mulut dan tenggorokan.

Oleh karena itu, biasakan tidak makan berlebihan.

Makanlah dalam porsi yang lebih kecil dan lebih sering, misalnya empat atau lima kali sehari, daripada satu kali makan besar.

3. Makan perlahan

Makanan yang sudah dikunyah dengan baik akan mempermudah proses pencernaan.

Jadi, sebaiknya makan secara perlahan dan kunyah makanan dengan sempurna. Ini akan memberikan kesempatan pada enzim yang ada di air liur untuk bercampur dengan makanan sehingga makkanan lebih mudah dicerna.

Memotong makanan kecil-kecil juga bisa membantu makanan lebih mudah dicerna.

4. Hindari pemicu heartburn

Heartburn adalah gejala asam lambung naik yang paling umum terjadi.

Untuk menghindarinya, hindari makanan pemicu heartburn seperti bawang, cokelat, minuman dengan kafein, buah-buahan atau jus sitrus, tomat, serta makanan tinggi lemak dan makanan pedas.

Mencatat asupan makanan juga bisa membantu mengenali makanan mana yang secara khusus memicu heartburn yang kita alami.

Baca juga: 5 Jenis Makanan Berbuka Puasa yang Harus Dihindari Penderita Gerd

5. Menurunkan berat badan

Menurunkan berat badan atau menjaga berat badan tetap ideal bisa menjadi salah satu cara mencegah asam lambung naik.

Menurut Mayo Clinic, kelebihan berat badan dapat memberikan tekanan dan dorongan lebih ke bagian perut, yang pada akhirnya juga dapat memicu asam lambung naik ke kerongkongan.

6. Berhenti merokok

Nikotin dalam rokok bisa melemahkan otot klep di bagian bawah kerongkongan.

Jika klep tersebut dapat tertutup dengan baik, kita dapat mencegah asam lambung naik ke kerongkongan.

7. Menaikkan kepala ketika tidur

Jika gejala heartburn kerap terjadi ketika tidur, cobalah meletakkan balok kayu atau benda lain di bawah kaki tempat tidur sehingga bagian ujung kepala dapat sedikit terangkat 15-22 cm.

Jika hal itu sulit dilakukan, cobalah menyelipkan ganjalan di bawah tempat tidur untuk mengangkat tubuh dari pinggang ke atas.

Tak perlu mengangkat kepala dengan bantal karena tidak cukup efektif mencegah gejala asam lambung naik.

8. Menggunakan pakaian longgar

Usahakan menghindari pakaian ketat, terutama ketat pada bagian lambung dan ulu hati.

Jika mengenakan ikat pinggang, misalnya, usahakan melonggarkannya ketika makan untuk memastikan tidak ada penghalang bagi makanan untuk turun ke lambung.

9. Membuat catatan heartburn

Jika kerap mengalami heartburn namun tidak mengetahui pemicunya, usahakan membuat catatan tersendiri.

Mencatat kapan gejala asam lambung naik muncul dapat membantu kita mengenali pemicunya dan mengatasi asam lambung naik di lain waktu.

Agung Wisnu Nugroho Beberapa jenis makanan dan minuman yang bisa memicu naiknya asam lambung

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.