Kompas.com - 25/04/2021, 14:57 WIB
Heartburn atau sensasi panas di dada adalah salah satu gejala yang mungkin muncul ketika asam lambung kambuh. FREEPIK/KATEMANGOSTARHeartburn atau sensasi panas di dada adalah salah satu gejala yang mungkin muncul ketika asam lambung kambuh.

KOMPAS.com - Heartburn atau sensasi panas di dada bisa menjadi salah satu ciri-ciri asam lambung naik.

Kondisi ini bisa dipicu oleh berbagai hal, salah satunya karean mengonsumsi makanan tertentu, seperti makanan pedas, berlemak, dan asam.

Asam lambung kambuh yang terjadi beberapa kali dalam seminggu bisa merupakan tanda Gastroesophageal Reflux Disease (Gerd).

Asam lambung naik dan heartburn bisa terasa sangat tidak nyaman.

Ketika asam lambung kambuh, apa yang harus dilakukan?

Menurut laman Healthline, setidaknya ada sembilan hal yang bisa dipratikkan untuk mengatasi heartburn ketika asam lambung kambuh, di antaranya:

1. Melonggarkan pakaian

Heartburn terjadi ketika isi perut naik kembali ke kerongkongan, di mana asam lambung dapat membakar jaringan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dalam beberapa kasus, heartburn mungkin dapat terjadi karena pakaian yang kita pakai terlalu ketat dan menekan isi perut.

Jika itu masalahnya, maka segera longgarkan pakaian atau jika mengenakan ikat pinggang, segeralah melepaskannya.

2. Berdiri tegak

Postur tubuh juga bisa berkontribusi terhadap kejadian heartburn.

Jika asam lambung naik ketika sedang duduk atau berbaring, segeralah berdiri tegak.

Jika sudah dalamm keadaan berdiri, maka cobalah membuat posturnya lebih tegak.

Postur tegak dapat mengurangi tekanan pada sfingter esofagus bagian bawah (LES).

LES adalah klep atau cincin otot yang membantu asam lambung naik kembali ke kerongkongan.

Baca juga: Waspadai, Gejala Asam Lambung Naik Tak Cuma Heartburn

3. Mengangkat tubuh bagian atas

Berbaring dapat memperburuk gejala heartburn.

Jadi, jika asam lambung kambuh jelang waktu tidur, cobalah menyesuaikan permukaan tempat tidur dan membuat tubuh bagian atas terangkat.

Menurut Mayo Clinic, mengangkat kepala dengan bantal ekstra saja tidak cukup.

Tujuan yang harus dicapai adalah mengangkat tubuh dari pinggang ke atas, sehingga cobalah mengubah posisi tempat tidur.

Misalnya dengan memberi ganjalan di bawah tempat tidur agar bagian dari pinggang ke atas dapat sedikit terangkat.

4. Minum campuran soda kue dan air

Jika sudah melakukan perubahan postur namun gejala heartburn masih membuat tidak nyaman, cobalah mengonsumsi campuran soda kue dan air untuk menetralkan asam lambung.

Untuk melakukannya, larutkan satu sendok teh soda kue di dalam segelas air kemudian minum secara perlahan.

Tak hanya untuk minuman ini, namun minumlah segala sesuatu dengan perlahan adalah hal penting jika kita mengalami heartburn.

5. Konsumsi jahe

Jahe telah dikenal luas sebagai obat tradisional untuk heartburn selama berabad-abad.

Selain itu, jahe juga dapat meredakan mual, sehingga sebagian orang meyakini pengobatan asam lambung kambuh dengan jahe juga layak dicoba.

Kita bisa menambahkan jahe parut atau potong ke dalam menu masakan tumis, sup atau makanan lainnya.

Jika ingin membuatnya menjadi teh jahe, rendam akar jahe mentah, jahe kering atau teh celup jahe di dalam air mendidih, kemudian sajikan.

Baca juga: Mencegah Asam Lambung Naik, Lakukan 7 Tips Ini Saat Sahur

6. Minum cuka sari apel

Cuka sari apel adalah obat rumahan yang kerap digunakan oleh beberapa orang untuk mengatasi asam lambung kambuh karena diyakini dapat menetralkan asam lambung.

Meminumnya setelah makan untuk meringankan gejala heartburn.

Sayangnya, efek ini tidak mencapai tingkat signifikansi statistik sehingga diperlukan lebih banyak penelitian untuk mendalaminya.

Jika memutuskan untuk meminum cuka sari apel, usahakan untuk mengencerkannya dengan air dan minum setelah makan.

7. Mengunyah permen karet

Menurur sebuah penelitian di 2014, mengunyah permen karet selama setengah jam setelah makan juga bisa membantu meringankan gejala heartburn ketika asam lambung kambuh.

Mengunyah permen karet dapat menstimulasi produksi air liur dan kemampuan menelan.

Kondisi ini diyakini dapat membantu melarutkan dan membersihkan asam lambung di kerongkongan.

8. Menghindari merokok

Kita semua tahu bahwa rokok buruk bagi kesehatan. Namun, para perokok tetap saja sulit meninggalkannya.

Secara khusus, rokok juga berkontribusi terhadap asam lambung kambuh.

Mungkin saja merokok bisa jadi cara untuk meredakan rasa tidak nyaman, namun merokok ketika merasakan gejala heartburn tidak akan meredakan kondisi tersebut.

Baca juga: Lihatlah yang Terjadi pada Tubuh Setelah Kita Berhenti Merokok

9. Konsumsi obat

Ada banyak obat untuk mengatasi asam lambung naik yang dijual bebas di pasaran.

Obat-obatan ini terbagi ke dalam tiga kelas, yakni:

  • Antasida.
  • Pemblokir penghambat pompa proton (PPI).
  • Pemblokir H2.

Pemblokir PPI dan H2 dapat mengurangi jumlah asam yang dikeluarkan lambung sehingga dapat membantu mencegah dan mengurangi gejala heartburn.

Sementara antasida dapat membantu menetralkan asam lambung.

Halaman:


Sumber Healthline
Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X