Kompas.com - 27/04/2021, 13:26 WIB
Ilustrasi. ThinkstockIlustrasi.

Dalam ayat selanjutkan disebutkan, perjanjian tersebut bisa disahkan selama selama tidak melanggar batas hukum, agama dan kemanusiaan.

Berdasarkan aturan ini, tidak ada ketentuan khusus soal apa saja yang bisa dijadikan poin kesepakatan. Karena itu, kesepakatan antara Nindy dan suaminya soal penggunaan narkoba bukan sesuatu yang aneh.

Baca juga: 5 Masalah yang Kerap Muncul di Usia Satu Tahun Pernikahan

Bahkan legalitas ini sebagai pencegahan yang baik menimbang dampak penyalahgunaan narkoba yang besar bagi kehidupan pernikahan.

Dengan kesepakatan ini, ada kepastian hukum terhadap apa yang diperjanjikan pasangan untuk melakukan suatu perbuatan hukum terhadap isi perjanjian tersebut.

Isi perjanjian

Riset Universitas Muhammadiyah Surakarta pada tahun 2017 menyebutkan isi perjanjian pranikah itu bebas, asalkan tidak bertentangan dengan kesusilaan dan ketertiban umum. Selain itu, kesepakatan ini juga tidak boleh dibuat karena sebab palsu dan terlarang.

Ketentuan lainnya juga tidak dibuat janji yang menyimpang dari hak-hak yang timbul dari kekuasaan suami sebagai kepala perkawinan, hak-hak yang timbul dari kekuasaan orang tua (ouder-lijkemacht), dan hak-hak yang ditentukan Undang-undang bagi mempelai yang hidup terlama (langstlevende echtgenoot).

Penelitian berjudul Perjanjian Pranikah dan Akibat Hukumnya Ditinjau dari Perspektif Hukum Nasional ini juga menyatakan tidak dibuat perjanjian yang mengandung pelepasan hak atas harta peninggalan orang-orang yang menurunkannya.

Hanya saja, harus diketahui, sesuai namanya, perjanjian ini harus tertanggal sebelum pernikahan. Pembuatannya bisa dilakukan di notaris dan kemudian disahkan agar memiliki kekuatan hukum.

 Baca juga: Klaim Atta Halilitar dan Pentingnya Kesetaraan dalam Pernikahan

 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.