Kompas.com - 28/04/2021, 16:28 WIB
Ilustrasi tanaman hias di dalam pot. Piring yang ditaruh di bawah pot memungkinkan tanaman memperoleh air dari bawah. PEXELS/COTTONBROIlustrasi tanaman hias di dalam pot. Piring yang ditaruh di bawah pot memungkinkan tanaman memperoleh air dari bawah.

KOMPAS.com - Memiliki banyak tanaman hias memang menyenangkan karena membuat hunian terasa lebih nyaman. Namun, merawat tanaman tidaklah mudah. Apalagi, jika sudah berhadapan dengan hama yang mungkin dapat merusak tanaman.

Untungnya, sebagian besar hama tanaman dapat ditangani menggunakan metode tidak beracun seperti memilih serangga yang lebih besar atau menyemprotnya dengan air yang kuat.

Bagaimana kita menangani masalah, tergantung pada hama apa yang menyebabkan kerusakan.

Nah, berikut ini terdapat lima hama yang merusak tanaman dan cara untuk membasminya seperti yang dilansir dari laman Better Homes & Gardens.

Baca juga: Waspadai, 7 Jenis Hama Tanaman Cabai dan Gejalanya

Ilustrasi kutu daunnzyx/Thinkstock Ilustrasi kutu daun

1. Kutu daun

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hama yang satu ini berukuran kecil, bertubuh lunak, memiliki warna kuning, putih, merah, atau hitam, dan ada yang bersayap maupun tidak bersayap.

Kutu daun menghisap getah dan biasanya ditemukan berkerumun pada tanaman yang lembut, terutama tanaman buah-buahan.

Meskipun berjumlah banyak, kutu daun jarang melakukan kerusakan yang cukup parah sampai membunuh tanaman.

Baca juga: Tanaman Diserang Kutu Daun? Ini Solusinya

Namun, kita tetap dapat mengendalikan hama ini dengan menyemprotkan air yang kuat dari selang atau memotong batang yang terkena hama dan menghancurkannya di tanah.

Semprotkan juga insektisida, tetapi area tanaman tempat kutu daun makan masih akan menunjukkan distorsi saat tumbuh.

Serangga menguntungkan seperti kepik dapat membantu mengendalikan kutu daun.

Tapi, ingatlah bahwa metode apa pun yang digunakan untuk mengendalikan atau menghancurkan kutu daun akan memengaruhi serangga menguntungkan yang juga memakannya.

Baca juga: 7 Insektisida Alami yang Bisa Dibuat Sendiri di Rumah

2. Ulat

Ulat adalah tahapan larva ngengat dan kupu-kupu, yang membuatnya lebih sulit untuk ditangani karena banyak yang akan berubah menjadi penyerbuk yang dibutuhkan taman.

Sayangnya, ulat sering memakan tanaman, daun, dan batang. Tetapi, apabila ulat tidak merusak tanaman, mungkin kita dapat membiarkannya begitu saja.

Jika ulat mulai merusak, maka gunakan insektisida biologis yang tidak tidak berbahaya bagi manusia, hewan, dan serangga dewasa karena sangat berhasil melindungi tanaman seperti brokoli dan kubis dari ulat.

Kita juga bisa mengandalkan predator alami seperti burung atau tawon kecil yang dapat membantu mengusir ulat.

Baca juga: Musim Ulat, Basmi Ulat dari Tanaman dengan Langkah Berikut Ini

Ilustrasi tanaman pakis di dalam pot.SHUTTERSTOCK/POLARPX Ilustrasi tanaman pakis di dalam pot.

3. Kumbang daun

Kumbang daun memiliki warna hitam atau abu-abu dengan bentuk yang sangat kecil yakni kurang dari 1/8 inci.

Hama ini biasanya menggigit tanaman sehingga banyak lubang kecil bergerigi yang muncul di daun dan biasanya muncul di musim semi maupun awal musim panas.

Oleh sebab itu, lindungi bibit muda dengan penutup baris terapung hingga tanaman mulai berbunga.

Baca juga: Daun Tanaman Cabai Layu Tiba-tiba, Bisa Jadi Akibat Penyakit Ini

Tanaman yang lebih tua yang tumbuh dengan cepat dalam cuaca panas sering kali akan menjadi incaran kumbang daun. Jadi, kita bisa memasang perangkap lengket berwarna kuning yang akan menarik perhatian kumbang.

Kita juga bisa mengandalkan predator alami yakni tawon yang kerap menekan populasi kumbang daun.

Untuk menarik beberapa tawon kecil yang tidak menyengat, tumbuhkan tanaman nektar favorit mereka seperti bunga sweet alyssum, adas, dan catnip.

Jika serangan kumbang menjadi semakin parah, lakukan penyemprotan dengan minyak nimba atau semprotan insektisida yang mengandung spinosad untuk membantu mengendalikannya.

Baca juga: 10 Jenis Tanaman Hias yang Naik Daun pada April 2021

4. Kutu putih

Kutu putih atau mealybug adalah serangga kecil penghisap getah yang memiliki bentuk seperti kapas.

Kutu putih biasanya menyebabkan pertumbuhan tanaman yang menyimpang dan terbatas, sehingga membuat tanaman kehilangan daun.

Hama ini juga dapat menarik semut dan menyebabkan pertumbuhan jamur jelaga pada tanaman.

Untuk mengendalukannya, kita dapat menumbuhkan tanaman nektar berbunga kecil seperti sweet alyssum dan yarrow yang akan menarik predator alami, termasuk kepik.

Kita bisa membasmi kutu putih dari tanaman dengan semprotan air yang kuat atau usap dengan kapas yang dicelupkan alkohol.

Lalu, penyemprotan besar-besaran insektisida dan minyak nimba juga dapat membantu mengendalikan kutu putih, tetapi ikuti petunjuk dengan hati-hati untuk menghindari kerusakan tanaman, serta serangga yang menguntungkan.

Baca juga: Gunakan Tembakau untuk Membasmi Hama Kutu Putih pada Media Tanam

5. Siput

Siput berlendir dan memiliki warna hitam atau coklat. Sekilas, siput terlihat mirip dengan cacing pendek tetapi memiliki antena kecil dan cangkang melingkar yang keras di punggungnya.

Siput menyukai kelembapan dan lubang serak pada daun atau bunga.

Hama ini makan akan memakan tanaman di malam hari dan hari-hari mendung, serta meninggalkan jejak lendir yang mengilap.

Siput lebih menyukai area yang lembap dan sejuk. Jadi, kita bisa menemukannya sedang bersembunyi di bawah mulsa — sisa tanaman — atau di dekat bebatuan saat senja.

Berbagai umpan beracun untuk siput sudah tersedia secara komersial, tetapi pastikan untuk memeriksa label produk agar tidak membahayakan bagi anak-anak, hewan peliharaan, dan satwa liar.

Kita juga bisa memberikan umpan dengan besi fosfat yang dianggap aman untuk tanaman pangan organik atau memberikan garam sebagai penghalang.

Baca juga: Tanda Tanaman Dimakan Siput dan Cara Mengatasinya

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber BHG
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.