Kompas.com - 29/04/2021, 08:58 WIB
Vaksinator menyuntikkan vaksin COVID-19 kepada masyarakat di kawasan Ubud, Gianyar, Bali, Selasa (16/3/2021). Kegiatan vaksinasi massal tersebut dilakukan kepada ratusan orang dari berbagai komponen masyarakat untuk mencegah penyebaran pandemi COVID-19 sekaligus sebagai upaya mewujudkan kawasan Ubud sebagai salah satu dari tiga zona hijau COVID-19 yang disiapkan dibuka kembali untuk pariwisata. ANTARA FOTO/FIKRI YUSUFVaksinator menyuntikkan vaksin COVID-19 kepada masyarakat di kawasan Ubud, Gianyar, Bali, Selasa (16/3/2021). Kegiatan vaksinasi massal tersebut dilakukan kepada ratusan orang dari berbagai komponen masyarakat untuk mencegah penyebaran pandemi COVID-19 sekaligus sebagai upaya mewujudkan kawasan Ubud sebagai salah satu dari tiga zona hijau COVID-19 yang disiapkan dibuka kembali untuk pariwisata.

"Efek perlindungan baru bekerja dua minggu setelah vaksin dosis kedua diberikan," ujar Purvi Parikh, MD, dari NYU Langone.

Baca juga: Jokowi: Penyuntikan Vaksin Covid-19 Baru 19 Juta Dosis, Harus Kita Kejar

Sementara itu, beberapa orang mungkin melewatkan dosis kedua karena melupakan jadwal pemberian vaksin.

Terkait hal ini, Dr. Parikh menyarankan untuk mendapatkannya secepat mungkin.

"Manfaatnya akan tetap sama tetapi harus mendapatkannya secepat mungkin sehingga tidak terinfeksi di antara pemberian dua dosis," katanya.

Hingga saat ini, belum ada penelitian lain terkait batas maksimal pemberian vaksin Covid-19 dosis kedua.

Di Indonesia, Kementerian Kesehatan menetapkan batas waktu atau interval pemberian vaksin dosis kedua pada orang berusia produktif adalah 28 hari setelah vaksin dosis pertama diberikan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Menkes: Vaksin Covid-19 Hanya Salah Satu Cara, Paling Penting Terapkan Protokol Kesehatan

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.