Kompas.com - 29/04/2021, 18:58 WIB
Ilustrasi bekerja di rumah DragonImagesIlustrasi bekerja di rumah

KOMPAS.com - Gig economy menjadi istilah yang tepat untuk menggambarkan fenomena dunia kerja yang terjadi belakangan. Seseorang tak perlu keluar dari rumah untuk bisa menghasilkan uang, bahkan dalam jumlah berlimpah.

Media sosial belakangan dihebohkan dengan kabar seorang ibu yang menuding tetangganya menjadi babi ngepet. Alasannya, si tetangga dianggap hanya bermalas-malasan di rumah namun bisa memiliki banyak uang.

Tuduhan ini sekilas mungkin terasa konyol namun sekaligus bisa dipahami. Bagi banyak orang, bekerja sama artinya dengan melangkahkah kaki ke luar rumah untuk pergi ke kantor atau berbisnis.

Namun dengan perkembangan teknologi saat ini, ada banyak cara untuk menghasilkan uang dari rumah. Misalnya saja dengan menjadi content creator, trader saham, makelar online atau graphic designer.

Mereka adalah orang-orang yang menukar keahliannya dengan uang sehingga tak perlu berlelah-lelah menghadapi macet atau panas matahari untuk bekerja.

Baca juga: 17 Pekerjaan yang Bisa Dikerjakan di Rumah dan Hasilkan Banyak Uang

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Hal ini memang masih terasa asing bagi banyak generasi terdahulu. Banyak orangtua yang kesulitan memahami bahwa hal tersebut sekarang mungkin dilakukan.

Hal tersebut adalah wujud dari praktik gig economy yang membuat batas-batas dunia kerja menjadi jauh lebih fleksibel.

Istilah gig economy sendiri berasal dari kata gig yang sebelumnya sering dipakai dalam industri hiburan dan kesenian.

Umumnya ini digunakan untuk menyebutkan suatu proyek yang sedang dikerjakan artis tersebut misalnya konser, pertunjukan atau pameran.

Sistem kerja para seniman, yang dibayar berdasarkan jumlah pekerjaan yang diselesaikan, menjadi inspirasi istilah ini, begitu pula metodenya.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Sumber BBC
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.