Kompas.com - 30/04/2021, 04:19 WIB

Penting untuk mempelajari sebanyak mungkin tentang kinerja dan lintasan perusahaan, mampu membaca pemberitaan tentang bisnis dan investornya, serta perlu secara aktif menanyakan kepada pimpinan bagaimana mereka mengukur kesuksesan.

Sehingga, ketika suatu saat segala kondisi memburuk, kita tidak terbutakan.

Pada akhirnya, kita harus ingat bahwa bekerja untuk perusahaan startup mengharuskan kita untuk menyesuaikan konsepsi kita tentang hari kerja.

Kita mungkin akan menghabiskan hari-hari yang lebih panjang, tanggung jawab yang berubah-ubah, dan perusahan bisa saja berkembang pesat atau hancur dalam semalam.

Tapi, jika kita menerima risiko itu dan menganggapnya sebagai peluang belajar yang menjanjikan, maka bekerja untuk perusahaan startup adalah langkah tepat untuk memulai karir.

Baca juga: 17 Pekerjaan yang Bisa Dikerjakan di Rumah dan Hasilkan Banyak Uang

7. Pastikan mendapatkan bayaran yang sesuai

Salah satu alasan orang-orang tergiur bekerja di perusahaan startup adalah potensi penghasilan yang lebih besar.

Mereka juga bermimpi perusahaan startup yang dilamarnya kelak bakal jadi startup unicorn dan memberikan lebih banyak uang lagi.

Namun, kenyataannya tak selalu demikian.

Jangan berekspektasi angka tertentu atau mendapatkan bonus yang "membanjiri" rekening tabungan kita.

Tak semua perusahaan startup bisa berhasil dan membayar karyawannya dengan gaji yang besar.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.