Kompas.com - 30/04/2021, 05:05 WIB
Ilustrasi bullying shironosovIlustrasi bullying
|
Editor Wisnubrata

Tim peneliti juga menanyakan kepada para partisipan mengenai pengalaman mereka terhadap 23 bentuk perundungan.

Contoh bentuk perundungan yang ditanyakan peneliti mencakup ejekan, serangan fisik dan pelecehan seksual oleh teman sebaya, pola asuh agresif dari orangtua (berteriak dan menampar), serta kekerasan dalam kencan.

Sebagian besar remaja telah menjadi korban setidaknya untuk satu jenis perundungan.

Baca juga: Tipe-Tipe Anak yang Rentan Mengalami Bullying di Sekolah

Sementara itu, mereka yang mengalami serangkaian penganiayaan (lebih dari satu bentuk perundungan) memiliki kemungkinan lebih tinggi untuk berpikir tentang membunuh, menyerang, atau menghina orang lain.

Anak laki-laki lebih rentan terhadap pemikiran kekerasan secara umum.

Untuk anak laki-laki berusia 17 tahun yang tidak pernah menjadi korban bullying satu tahun sebelumnya, kemungkinan mereka mempunyai fantasi kekerasan dalam 30 hari terakhir adalah 56 persen.

Kemungkinan untuk berfantasi tentang kekerasan meningkat hingga 8 persen pada anak yang mengalami lebih dari satu bentuk perundungan.

Partisipan yang mengaku mengalami lima bentuk perundungan memiliki kecenderungan untuk berfantasi tentang kekerasan sebesar 85 persen.

Sedangkan, pada partisipan yang mengaku mengalami 10 bentuk perundungan, kecenderungan mereka untuk memiliki fantasi kekerasan sebesar 97 persen.

Pada partisipan anak perempuan berusia 17 tahun yang tidak pernah mempunyai pengalaman menjadi korban perundungan, mereka cenderung berfantasi tentang kekerasan sebesar 23 persen.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.