Kompas.com - 03/05/2021, 04:07 WIB
Sejumlah pengunjung berdesakan untuk masuk ke Blok A Pasar Tanag Abang, Jakarta Pusat, Minggu (2/5/2021). KOMPAS.com/Tria SutrisnaSejumlah pengunjung berdesakan untuk masuk ke Blok A Pasar Tanag Abang, Jakarta Pusat, Minggu (2/5/2021).

Masker juga harus terus dalam keadaan steril dan bebas dari kontaminan lingkungan, termasuk yang mungkin ada di kulit atau tangan kita.

Sementara, menurunkan masker dan memasangnya kembali dapat melibatkan banyak sentuhan yang dilakukan secara berulang.

"Untuk memindahkannya ke dagu kita tentu harus menyentuhnya dan itu dapat mengotori (masker)," kata Adalja.

Baca juga: Jangan Turunkan Masker ke Dagu dan Leher, Ini Akibatnya

4. Pakai masker saja tidak bisa lindungi dari penularan Covid-19

Jika ingin membuat komunitas kita bebas dari Covid-19, kita harus menerapkan protokol jaga jarak untuk memastikan setiap orang beraktivitas dengan jarak yang aman satu sama lain.

Seseorang yang tidak mempraktikkan jaga jarak berpotensi menularkan ratusan orang lainnya.

"Setiap orang yang melakukan isolasi mandiri dapat mengurangi risiko mereka menularkan orang lain," kata direktur pencegahan infeksi di Hoag Memorial Hospital Presbyterian di Newport Beach, California, Philip Robinson.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tidak menjaga jarak berarti membuat kita lebih rentan berkontak fisik dengan orang lain.

Padahal, dengan mereduksi kontak fisik hingga 75 persen, kata Robinson, risiko infeksi individu tersebut merosot hingga 2,5 orang.

Nah, bayangkan jika aturan ini diterapkan secara disiplin oleh banyak orang. Kita pasti akan lebih mampu mengurangi potensi penyebaran.

Tapi, efek sebaliknya mungkin kita alami jika tidak menjalankan protokol kesehatan secara disiplin.

Jadi, pada akhirnya, masker bisa membantu mengurangi penularan Covid-19 tetapi memakai masker tidak menjamin kita aman.

Apalagi jika kita tidak menerapkannya bersama protokol kesehatan lain, terutama menjaga jarak dan menghindari kerumunan.

Jangan sampai hanya gara-gara mau beli pakaian lebaran kita mengorbankan kesehatan dan nyawa kita serta orang-orang di sekitar, ya.

 

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X