Kompas.com - 03/05/2021, 12:50 WIB
Umat Islam melaksanakan shalat tarawih berjamaah di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Senin (12/4/2021). Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar menyatakan kapasitas salat tarawih berjamaah pada bulan Ramadhan 1442 H maksimal 2.000 orang dengan menerapkan protokol kesehatan. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGUmat Islam melaksanakan shalat tarawih berjamaah di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Senin (12/4/2021). Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar menyatakan kapasitas salat tarawih berjamaah pada bulan Ramadhan 1442 H maksimal 2.000 orang dengan menerapkan protokol kesehatan.

KOMPAS.com - Umat Islam dianjurkan memaksimalkan ibadahnya pada sepuluh hari terakhir Ramadhan demi mendapatkan malam Lailatul Qadar.

Ada sejumlah amalan malam Lailatul Qadar yang kerap dilakukan di malam hari seperti memperbanyak salat, zikir dan iktikaf di malam hari.

Lailatul Qadar adalah kesempatan yang sangat istimewa dan jarang ditemui sehingga kita berupaya untuk bisa menjalankan ibadah semaksimal mungkin.

Namun agenda ibadah yang membuat kita banyak terjaga di malam hari, sehingga kita kurang tidur.

Kita menjadi mudah merasa mengantuk dan lesu keesokan harinya sehingga bisa menganggu aktivitas di siang hari.

Baca juga: 8 Cara Ampuh Cegah Mengantuk Saat Puasa

Dikutip dari laman Web MD, kurang tidur di malam hari dapat memengaruhi otak. Khususnya dalam hal reaksi tubuh, fokus, cara menyortir imformasi dan mengingatnya.

Efeknya pada tubuh sama seperti kita habis mabuk karena alkohol. Kurang tidur malam mengganggu jam tubuh sehingga tidak bisa berfungsi optimal.

Rasa kantuk akan menyerang hebat di pagi hari setelah terjaga karena pengaruh siklus alami jam tubuh. Karena itu tidak disarankan untuk melakukan aktivitas yang berisiko seperti menyetir mobil.

Sean P.A. Drummond, PhD, profesor psikiatri di Universitas California San Diego mengatakan orang yang kurang tidur menggunakan banyak sumber daya kognitif yang mereka miliki yang biasanya tidak perlu mereka gunakan untuk melakukan tugas tertentu.

"Itu memungkinkan mereka untuk bekerja dengan cukup baik, tetapi mereka tetap tidak bekerja pada tingkat normal," terangnya.

Baca juga: 6 Masalah Kesehatan Akibat Kurang Tidur

Agar tetap bisa beribadah mendapatkan malam Lailatul Qadar, kita perlu melakukan beberapa penyesuaian. Khususnya agar tetap fokus ibadah tanpa menganggu kegiatan rutin kita.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X