Kompas.com - 03/05/2021, 14:57 WIB
Ilustrasi mengantuk saat berpuasa. FREEPIK/RACOOL_STUDIOIlustrasi mengantuk saat berpuasa.

KOMPAS.com - Selain adanya perubahan pola makan, puasa Ramadhan juga menyebabkan perubahan pola tidur. Terutama karena orang yang berpuasa harus bangun untuk makan sahur.

Kondisi ini membuat sebagian orang merasa mudah ngantuk saat berpuasa, yang pada akhirnya mengganggu produktivitas saat beraktivitas.

Melansir berbagai sumber, berikut tips puasa tentang cara mengatasi ngantuk saat berpuasa yang dapat kita praktikkan:

1. Tidur berkualitas di malam hari

Seperti yang diungkapkan sebelumnya, sahur membuat pola tidur kebanyakan orang yang berpuasa berubah.

Untuk mencegah kantuk di siang hari karena kurang tidur, pastikan kita memiliki tidur berkualitas dan cukup di malam hari.

Jika tidak ada keperluan mendesak, hindari begadang dan tidurlah lebih cepat daripada biasanya.

Memastikan tidur berkualitas bisa membuat kita merasa segar ketika bangun di pagi hari.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

2. Melakukan power nap

Meluangkan sedikit waktu untuk melakukan power nap atau tidur siang singkat juga bisa menjadi cara untuk mengatasi ngantuk saat berpuasa.

Saat menjalani ibadah puasa, kita tidak melakukan makan siang. Manfaatkan waktu tersebut untuk melakukan power nap.

Sebisa mungkin mengatur alarm 5-20 menit agar tidur tidak kebablasan. Sebab, tidur siang terlalu lama malah bisa membuat tubuh kita cepat lelah.

Dengan melakukan power nap, kita akan terbangun dengan lebih segar dan siap beraktivitas.

Baca juga: Tubuh Semakin Lelah Setelah Tidur Siang, Apa Penyebabnya?

3. Berada di tempat yang sejuk

Dehidrasi bisa menimbulkan rasa kantuk dan kelelahan. Oleh karena itu, pastikan kita tetap berada di tempat yang sejuk selama berpuasa.

Gunakan kipas angin atau pendingin ruangan jika memang tinggal di tempat dengan cuaca panas attau di atas 38,8 derajat Celcius.

4. Melakukan aktivitas ringan

Tubuh kita terus menerus menyesuaikan diri dengan pola hidup ketika berpuasa Ramadhan. Tak heran jika kita juga mengalami penurunan tingkat energi.

Untuk mengatasinya, pastikan kita tetap melakukan aktivitas ringan ketika berpuasa. Beberapa di antaranya seperti melakukan peregangan selama beberapa menit, jalan santai, hingga latihan bernapasan.

Itu semua dapat membantu menyeegarkan kembali diri kita. Membuat kita kembali siap beraktivitas.

Baca juga: 4 Pilihan Waktu Berolahraga di Bulan Ramadhan

5. Bersosialisasi

Ketika sedang ngantuk atau merasa kurang energi, cobalah bersosialisasi.

Jika memang hanya bekerja di rumah selama pandemi, kita bisa berbincang dengan anggota keluarga sejenak atau jika tinggal sendiri kita bisa jalan santai keliling rumah dan menyapa orang-orang yang berepapasan dengan kita.

Bersosialisasi dapat mengurangi efek lelah pada pikiran kita yang dapat menyebabkan stres mental dan fisik.

Selain itu, bersosialisasi juga bisa dimanfaatkan sebagai momen untuk menggerakkan tubuh sehingga stres kita berkurang, kekuatan otak meningkat, dan menghilangkan rasa lelah.

Tapi, pastikan kita bersosialisasi dengan orang-orang yang positif, ya.

6. Makan sahur bernutrisi

Ngantuk juga bisa disebabkan oleh makanan sahur yang kurang seimbang sehingga tubuh tidak mendapatkan energi yang cukup.

Untuk mempersiapkan tubuh seharian berpuasa, pastikan kita mengonsumsi campuran karbohidrat kompleks, protein, lemak sehat, serta buah-buahan dan sayuran.

Hindari makanan tinggi garam atau digoreng. Lebih baik kita mengonsumsi makanan padat nutrisi, seperti roti gandum, nasi merah, telur, alpukat, keju, hingga pisang.

Selain itu, pastikan pula kita cukup minum air putih saat sahur untuk menjaga tubuh dari dehidrasi.

Baca juga: Menu Sahur untuk Jaga Energi Saat Puasa

7. Main game

Bermain game bisa mengurangi stres dan memberikan suntikan energi ketika kita sedang mengantuk.

Ketika bermain game, otak kita tetap aktif dan tidak beristirahat tetapi berada pada kondisi yang tidak menimbulkan stres.

Hasilnya, otak akan tetap terstimulasi tanpa terbebani begitu besar. Menonton video atau televisi serta mendengarkan musik juga bisa memberikan efek serupa.

Agar lebih efisien, atur waktunya hanya sekitar 10 menit setiap sesi atau membatasinya berdasarkan ronde permainan.

8. Cari pemandangan baru

Banyak pekerja yang menghabiskan waktunya berjam-jam di ruangan yang sama ketika bekerja.

Pola kerja ini bisa membuat mata cepat lelah dan pada akhirnya membuat tubuh juga gampang lesu.

Untuk mengatasinya, cobalah mengalihkan mata ke pemandangan lain selain layar. Lakukan hal ini sesekali dan secara berkala.

Misalnya, kita bisa pindah ke luar ruangan dan jalan kaki sejenak untuk melihat pemandangan taman atau jalanan. Hal ini bisa membuat mata lebih rileks.

9. Cuci muka

Ketika benar-benar merasa ngantuk, kita bisa pergi ke kamar mandi dan mencuci muka dengan air dingin.

Metode ini terbukti dapat membantu mengurangi rasa kantuk ketika bekerja.

Air dingin juga bisa membantu kita untuk lebih rileks dan segar sehingga bisa lebih mudah kembali konsentrasi untuk bekerja.

Baca juga: Lebih Baik Cuci Muka Pakai Air Dingin atau Air Hangat?



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X