Kompas.com - 03/05/2021, 20:27 WIB
Ilustrasi bayi cegukan. SHUTTERSTOCKIlustrasi bayi cegukan.

Nada suara penuh kasih sayang, ekspresi wajah yang hangat, dan menghindari penggunaan nama panggilan akan membantu bayi mengenali namanya.

Orangtua bisa memanggil nama bayinya ketika sedang mengganti popok, menyusui, atau bermain.

Apabila di usia sembilan bulan bayi belum bisa merespons ketika namanya, orangtua harus memberi perhatian khusus.

Coba perhatikan lagi cara bayi berkomunikasi dan diskusikan dengan dokter anak atau penyedia layanan kesehatan terkait hal ini.

Baca juga: Bahaya Meluruskan Kaki Bayi Saat Dibedong

"Dari perspektif perkembangan bicara dan bahasa, tidak dapat mengenali nama bisa menjadi tanda masalah bahasa reseptif serta keterlambatan keterampilan komunikasi sosial.”

Demikian kata Dr. Caitlin Raaz, asisten profesor audiologi dan ilmu bahasa bicara di University of Northern Colorado Utara.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tenaga profesional terlatih biasanya akan memberikan tes respons nama sederhana. Ini adalah alat efektif untuk mengidentifikasi.

Kabar baiknya, ada berbagai intervensi yang bisa dilakukan apabila muncul dugaan gangguan perkembangan.

Peran orangtua sangatlah penting dalam mengatasi gangguan ini. Sebab orangtua adalah guru pertama bagi seorang anak.

Baca juga: Sentuhan pada Bayi Ternyata Bisa Tingkatkan Sistem Kekebalan

Halaman:


Sumber Fatherly
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X