Kompas.com - 03/05/2021, 21:17 WIB
Ilustrasi anjing makan rumput. SHUTTERSTOCK/SUPTARIlustrasi anjing makan rumput.
|
Editor Wisnubrata

Karenanya kita harus segera membersihkan kotoran kapan pun dan di mana pun kotoran itu ada.

Jika memiliki beberapa jenis binatang peliharaan, pastikan kotorannya juga tidak ada di sekitar anjing.

Ini adalah tindakan yang sangat penting untuk anak anjing, sehingga ia dapat mempelajari perilaku untuk tidak mengonsumsi feses tersebut sejak dini.

3. Intervensi perilaku

Ada beberapa cara lain untuk mengekang perilaku coprophagic:

  • Mulailah dengan memastikan anjing memiliki cukup ruang dan perhatian untuk meredakan kecemasan yang mendasarinya. Jika kamu telah melakukan semua yang kamu bisa dan anjing masih cemas, kamu perlu membawanya ke dokter hewan.
  • Setelah anjing buang air besar, segera beri perintah untuk datang, dan berikan camilan. Ini akan mengalihkan perhatian anjing dan dalam jangka panjang akan menjadi kebiasaan untuknya.
  • Ajari anjing untuk memastikan ia mempelajari perintah "tinggalkan" dan "datang". Sekali lagi, gunakan camilan untuk memperkuat perilaku positif ini.

Baca juga: 5 Alasan Anjing Makan Kotorannya Sendiri

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Sumber Treehugger
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X